MANCHESTER – Mantan jawara tinju dunia, Tyson Fury -yang mengalami depresi akibat obat-obatan terlarang- dipastikan bakal kembali ke ring tinju. Hal itu dinyatakan oleh Peter Fury selaku pelatih dan juga paman dari petinju asal Manchester, Inggris, tersebut.
Sebelumnya, Fury resmi dijatuhi hukuman dan pencabutan lisensi oleh British Boxing Board of Control (BBBofC) pada Kamis 13 Oktober 2016. Pihak Otoritas tinju Negeri Elizabeth itu berencana mengusut dugaan tes antidoping dan kesehatan Tyson.
Tak pelak, masa depan Tyson untuk kembali ke ring tinju masih diragukan. Namun Peter, mengatakan penantang Wladimir Klitschko itu bakal kembali bertarung setelah proses penyembuhan.
“Pasti Anda akan melihat ia akan kembali ke ring tinju. Saya bersama dengannya dan mendengarkannya berbicara. Tinju merupakan hidupnya. Ia hanya frustrasi ketika kehilangan antusiasme,” ujar Peter mengutip Boxing Scene, Jumat (14/10/2016).
“Ia menutupinya dan kami berbicara beberapa jam kemarin. Proses penyembuhannya berjalan baik. Ia tak memiliki kecanduan obat-obatan. Ia hanya melakukan hal yang bodoh , ia tak pergi ke dokter. Ia hanya depresi, yang mungkin merupakan bagian dari gangguan kejiwaannya,” pungkasnya.
Sekadar informasi, Tyson Fury merupakan petinju kelas berat yang pernah menjuarai WBA dan WBO. Sayangnya, ia harus berurusan dengan obat-obatan terlarang hingga jadwal pertarungannya pada 29 Oktober 2016 dengan Klitschko tertunda.
(Fetra Hariandja)