Laporan Perampokan yang Menimpa Perenang AS Dipertanyakan

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 18 Agustus 2016 10:38 WIB
Ryan Lochte
Share :

RIO DE JENEIRO – Aksi perampokan yang menimpa sekelompok perenang asal Amerika Serikat dipertanyakan oleh institusi hukum di Brasil. Seorang hakim di Brasil mengeluarkan surat perintah yang melarang perenang Amerika Serikat (AS), Ryan Lochte dan James Feigen, meninggalkan negara itu sampai polisi selesai meminta kesaksian dan bukti-bukti atas kasus perampokan yang menimpa mereka.

Lochte, Feigen, dan dua anggota tim renang AS lainnya mengaku telah dirampok oleh sekelompok pria bersenjata yang menggunakan seragam polisi saat hendak kembali ke perkampungan atlet.

Media setempat melaporkan Lochte sudah meninggalkan Brasil sebelum surat perintah itu keluar. Lochte turun dalam dua pertandingan di Olimpiade Rio dan memenangkan medali emas untuk gaya bebas estafet 4x200 meter. Sedangkan Feigen meraih medali emas untuk gaya bebas estafet 4x100 meter.

Laporan atas kasus ini dari awal sudah membingungkan. Lochte pertama kali memberitahu NBC TV Amerika Serikat tentang kasus itu, tapi juru bicara Komite Olimpiade Internasional, Mark Adams, mengatakan, laporan perampokan itu 'sangat tidak benar.'

Lochte sendiri mengatakan kepada polisi bahwa dia bersama James Feigen, Gunnar Bentz dan Jack Conger sedang menghadiri pesta tim Olimpiade Prancis pada Sabtu malam. Saat perjalanan pulang ke perkampungan atlet Olimpiade, taksi mereka dihentikan pria yang menodongkan senjata ke kepalanya dan merampok uang dan barang-barang pribadi mereka.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya