MELBOURNE - Petenis pria peringkat tiga dunia, Roger Federer, diperkirakan tak akan meraih prestasi bagus di Australian Open 2016. Sebab petenis asal Swiss yang memiliki segudang prestasi itu dinilai sudah habis termakan usia.
Mengutip dari IBTimes, Sabtu (16/1/2016), penampilannya di pentas Grand Slam selama ini menjadi patokan. Federer terakhir merasakan mengangkat trofi Grand Slam pada 2012 saat ia mengalahkan Andy Murray di final Wimbledon.
Bukan tanpa alasan kalau Federer bukan favorit mengingat saat ini Novak Djokovic terus menanjak. Djokovic lebih dijagokan bakal memperoleh gelar pertama di turnamen Grand Slam musim ini. Sedangkan Rafael Nadal masih diragukan akibat baru sembuh dari rangkaian cedera yang dideritanya sepanjang 2015.
Selain itu, Federer yang sudah 34 tahun memiliki fisik dan mental yang berada di bawah petenis Serbia tersebut. Kendati memiliki rekor kemenangan yang sama di Grand Slam, yakni 22 kali, tetap saja Djokovic memiliki fisik yang lebih kuat.
Menjadi catatan penting bagi Federer apabila bertemu Djokovic di final Grand Slam. Ia sudah kalah tiga kali dari petenis kebanggaan Serbia itu. Federer akan menghadapi Nikoloz Basilashvili di putaran pertama Australia Open 2016.
(Fajar Anugrah Putra)