BOLOGNA – Setelah gemilang bersama Ducati musim lalu, kini Andrea Iannone menaikkan lagi targetnya di MotoGP 2016. Pembalap berjuluk The Crazy Joe tersebut juga menegaskan, seri-seri awal akan menjadi hal yang sangat krusial untuk berpetualang di sepanjang musim 2016.
Sejak naik pangkat dari Pramac ke Ducati, Iannone menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pembalap berkebangsaan Italia ini mengakhiri musim 2015 di posisi kelima atau unggul dua tempat dari sang rider utama, Andrea Dovizioso.
“Saya mengharapkan musim yang sangat positif di Ducati. Semoga saya bisa memulai musim dengan langkah yang tepat karena itu adalah hal penting. Ini akan menjadi musim yang sulit karena para rival memiliki pembalap yang semakin kuat. Saya juga harus berkembang dari musim lalu,” papar Iannone, seperti dilansir Speedweek, Sabtu (16/1/2016).
Raihan terbaik Iannone musim lalu adalah finis runner up di GP Italia. Dia hanya kalah cepat dari Jorge Lorenzo yang jadi juara. Hal itu sangat disayangkan sebab AI29 memulai balapan di Mugello dari posisi pertama.
Tapi, bukan di Mugello yang membuat nama Iannone melambung, melainkan GP Australia di Phillip Island Grand Prix Circuit. Meski mengakhiri balapan di tempat ketiga, pembalap berusia 26 tahun mendapat apresiasi publik karena sempat menyalip Valentino Rossi dan Marc Marquez sekaligus saat tikungan.
“Vale dan Marc sedang bertarung dan saya di belakang mereka. Tapi, mereka terlalu melebar dan saya akhirnya bisa menusuk. Itu jelas adalah manuver yang sangat bagus, dan lomba secara keseluruhan merupakan pertunjukan yang menarik,” tandasnya.
Manuver impresif Iannone di Phillip Island:
(Pidekso Gentur Satriaji)