LAS VEGAS - Pertarungan Floyd Mayweather Jr vs Manny Pacquiao berakhir kontroversi. Pro dan kontra masih berbuntut panjang setelah The Best Ever - julukan Mayweather Jr - yang dinyatakan sebagai pemenang. Berbagai pihak, termasuk di Amerika Serikat - tanah air Mayweather Jr - mempertanyakan mengapa ketiga juri, Dave Moretti, Burt Clements dan Glenn Feldman sama-sama memberikan kemenangan untuk petinju tak terkalahkan berusia 38 tahun itu.
Banyak penonton yang menyaksikan pertarungan lewat televisi percaya seharusnya Pacquiao yang menang. Secara kasatmata, petinju Filipina itu terlihat bermain lebih agresif, terus menekan dan memojokkan Mayweather Jr. Sedangkan The Best Ever lebih sering menghindar dengan berlari-lari, menahan pukulan atau memeluk Pacman - julukan Pacquiao - jika terdesak.
Saat ronde 12 berakhir, ring announcer mengumumkan hasil penilaian ketiga dewan juri yang memberikan kemenangan untuk Mayweather Jr. Sorakan kekecewaan pun terdengar dari sebagian penonton di MGM Grand Garden, Las Vegas, tempat pertandingan itu berlangsung, Minggu 3 Mei 2015 siang WIB.
Lalu benarkah Mayweather layak menang? Dan mengapa Pacquiao kalah padahal ia bertinju lebih "aktif"?