Pilih Pabrikan atau Terbuka, Ducati?

Hendra Mujiraharja, Jurnalis
Senin 10 Februari 2014 02:37 WIB
tim Ducati tes di Sepang. (Foto: Crash)
Share :

BOLOGNA – Ducati sedang bingung. Tanpa podium untuk pertama kali di MotoGP tahun lalu membuat Ducati bimbang. Tim asal Italia itu akan segera membuat pilihan untuk pembalapnya, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso, apakah akan membalap di kelas Pabrikan atau Terbuka?
 
Manajer baru Ducati, Gigi Dall'Igna berbicara kepada media setelah mengikuti tes. Namun, dia tidak mau membuat keputusan sebelum menganalisa semua data yang sudah dikumpulkan olehnya.
 
“Saya akan menganalisa semua data dari tes ini di rumah dan setelah itu saya akan membuat keputusan mengenai masa depan. Saya ada di sana (Sepang), pekan ini untuk mengembangkan motor. Ini menjadi target utama Ducati untuk sementara ini karena kami harus memperbaiki performa,” kata Dall’Igna.
 
Sejauh ini Ducati sudah memastikan baru pembalap Pramac, Yonny Hernandez yang membalas di kelas Terbuka. Sedangkan Crutchlow, Dovizioso dan rekan setim Hernandez, Andrea Iannone masih terdaftar sebagai kelas terbuka.
 
Banyak peraturan baru kelas Terbuka yang cukup menguntungkan Ducati, di mana setiap tim harus menggunakan sistem kontrol ECU yang lengkap. Selain itu, pemakaian bahan bakar sebanyak empat liter, 12 mesin, dan tidak ada pembekuan untuk mengembangkan mesin.
 
Dall'Igna menegaskan keinginan Ducati mengikuti ajang MotoGP adalah kebebasan untuk mengembangkan motor sendiri, di mana itu tidak memungkinkan bila mereka berlaga di kelas Pabrikan.
 
“Tentu untuk masalah yang saya lihat dengan peraturan tim Pabrikan adalah penggunaan lima mesin yang dibekukan, membuat kami kesulitan untuk mengembangkan motor dengan baik. Sebab Anda tidak bisa mengganti pemasangan sasis. Anda tida bisa mengubah banyak hal. Ini adalah pendapat saya, sangat sulit,” ujar Dall’Igna.
 
“Jika Anda sudah pas memasang posisi mesin, kebanyakan Anda harus mengganti semua sasis. Untuk mengubah kekakuan sasis Anda perlu mengubah seluruh pemasangan mesin. Untuk kami, mungkin saya tidak yakin, akan sangat sulit untuk kami mengembangkan motor,” lanjutnya, diberitakan Crash.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya