PARIS – Melihat sepak terjang Rafael Nadal selama beberapa pekan terakhir, tampaknya membuat siapapun berpikir petenis asal Spanyol ini bakal kembali memenangi French Open untuk kedelapan kalinya.
Pada hari Minggu (26/5/2013) waktu setempat, salah satu turnamen Grand Slam ini bakal digelar di lapangan Roland Garros. Dan Nadal yang terkenal hebat ketika tampil di lapangan tanah liat, pun datang ke French Open sebagai unggulan ketiga.
Padahal, dia baru kembali ke lapangan pada Februari lalu setelah absen selama tujuh bulan, karena mengalami cedera. Tapi, Nadal mulai menunjukkan kembali permainan tenis level atas setelah menjuarai dua turnamen di lapangan tanah liat, Madrid Masters dan Roma Master, walaupun di Monte Carlo, Nadal harus kalah dari Nova Djokovic di final.
“Jika Anda mengatakan kepada saya empat atau lima bulan lalu bahwa setelah delapan turnamen, saya akan memenangi enam di antaranya, dan delapan kali masuk final, saya akan mengatakan Anda sudah gila,” ungkap Nadal tentang torehan mengejutkannya, seperti dilansir AFP, Jumat (24/5/2013).
Bila mampu memenangi French Open, Nadal bakal memecahkan rekor sebagai petenis pertama yang mampu juara sebanyak delapan kali di salah satu tempat yang menggelar turnamen Grand Slam. Jika melihat penampilan Nadal, bukan tak mungkin dia bisa mewujudkan rekor tersebut.
Para petenis yang sebelumnya paling banyak hanya mampu menjuarai tujuh gelar Grand Slam di tempat yang sama. Roy Emerson hanya mampu mengoleksi enam trofi Australia Open, sementara William Renshaw, Pete Sampras dan Roger Federer semua hanya menang masing-masing tujuh kali di Wimbledon. Juga dengan Bill Larned, Bill Tilden dan Richard Sears yang merupakan pemenang tujuh kali di US Open.
(Windi Wicaksono)