ROMA – Turnamen grand slam French Open segera bergulir. Andy Murray mengaku sulit untuk menaklukkan Rafael Nadal di turnamen itu.
Nadal pantas dijuluki The King of Clay atau Raja Tanah Liat. Betapa tidak, petenis asal Spanyol itu berhasil menyabet gelar kelima sejak kembali dari cedera lutut yang membuatnya absen selama tujuh bulan.
Hebatnya, itu merupakan final ketujuh Nadal selama mengikuti turnamen di musim 2013. Dengan mengoleksi tujuh gelar juara French Open, Murray menilai mantan petenis nomor satu dunia itu masih akan sulit dikalahkan bermain di turnamen yang akan dimulai 26 Mei mendatang itu.
“Nadal sangat mengesankan sekali. Rekornya di lapangan tanah liat luar biasa. Di permukaan itu, dia mengungguli semua lawannya dan setelah tidak bermain cukup lama, level permainannya menurun,” ujar petenis asal Skotlandia itu, dilansir dari 7daysindubai, Selasa (13/5/2013).
Murray mengaku berusaha untuk mengalahkan petenis peringkat kelima dunia itu. Namun, petenis terbaik Inggris Raya itu sangat terkesan dengan permainan Nadal yang semakin lama sudah menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya.
“Kini Nadal sudah terus bermain, dia sudah menemukan level permainan terbaiknya. Bahkan jika Nadal belum menemukan permainan terbaiknya, level dia jauh meninggalkan lawannya. Konsistensinya sangat mengesankan dan sangat menarik melihat apakah dia bisa mempertahankan permainannya,” jelasnya.
(Hendra Mujiraharja)