GERNO DI LESMO - Seri GP Valencia akhir pekan ini akan menjadi laga perpisahan Valentino Rossi dengan FIAT Yamaha. Sebelum tampil sebagai lawan di musim depan, The Doctor pun bertekad memberikan persembahan terakhir dengan merebut podium pertama. Mampukah?
Setelah melewati tujuh musim mengesankan bersama Yamaha, Rossi akan menyebrang ke Ducati mulai musim depan. Namun, meski bakal pindah, Rossi tetap menunjukkan profesionalitasnya bersama tim yang telah memberikannya empat gelar juara dunia, dari total sembilan trofi juara yang dikoleksinya.
Pembalap 31 tahun ini bertekad memberikan persembahan terakhir yang manis dengan memenangi seri pamungkas di Valencia, 7 November mendatang. Tak hanya untuk Yamaha, kemenangan di Valencia juga akan membuka peluangnya mengakhiri musim dengan status runner-up menyodok posisi pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa.
Namun, untuk bisa menang di Valencia, Rossi harus bekerja ekstra keras. Selain harus bersaing dengan rekan setimnya Jorge Lorenzo sang juara baru, Rossi juga memiliki rekor kurang bagus di Valencia. Musim lalu, The Doctor harus puas menempati podium kedua, kalah bersaing dengan pembalap tuan rumah, Pedrosa yang menempati podium teratas.
“Saya tak sabar untuk mengetahui apakah kami bisa mendapatkan peningkatan yang pesat di Valencia. Sebab, sirkuit ini menyimpan kenangan cukup buruk dalam karier saya,” tegas Rossi mengenang kegagalannya finis di Valencia pada musim 2000 dan 2007 lalu.
“Pekan depan akan menjadi pekan yang penting buat saya dan karier saya di masa depan. Pertama, ini merupakan balapan di mana saya bisa bertarung untuk menempati posisi runner-up di akhir kompetisi. Sekarang saya di posisi tiga, kendati hasil ini juga tak jelek mengingat saya sempat absen karena cedera,” tambahnya seperti dikutip MCN, Selasa (2/11/2010).
“Mulai Selasa depan, saya akan memulai petualangan baru dan mencoba motor baru yang akan saya andalkan di musim depan,” tanda Rossi tak sabar menjajal Desmosedici GP10 milik Ducati di sesi latihan usai GP Valencia.
(Achmad Firdaus)