MELBOURNE – Nikolay Davydenko mengaku iri kepada Roger Federer. Bukan prestasi yang membuat iri Davydenko kepada petenis nomor wahid tersebut. Lantas soal apakah?
Ya, Davydenko melanjutkan permainan gemilangnya pada tahun 2010. Terakhir, petenis kualifikasi Illya Marchenko menjadi korban keganasan petenis peringkat enam dunia itu, saat keduanya bertemu di babak kedua Australia Open 2010.
“Jujur, saya ingin memiliki anak sekarang, sama seperti Roger Federer atau Leyton Hewitt. Tapi, Anda tahu, istri saya belum mau memilikinya saat ini,” ujar Davydenko kepada wartawan dikutip Reuters, Kamis (21/1/2010).
“Sekarang saya berada di peringkat 10 besar dunia. Jika saya memiliki anak, istri takut saya kalah dan terpuruk. Itu karena saya selalu ingin pulang ke rumah dan tidak mau latihan. Itulah perbedaannya,”
Davydenko sendiri menikahi Irina pada 2006. Irina yakin petenis asal Rusia itu bisa memenangi segalanya sehingga menambah pemasukan keuangan untuk membangun keluarga masa depan.
“Dia selalu berpikir saya bisa memenangi segalanya. Dia berpikir seperti itu karena dia sudah enam tahun bersama saya. Dia juga sering berbicara dengan saudaray saya. Dia seperti melatih saya,” puji Davydenko.
Meski melupakan keinginan memiliki momongan, namun Davydenko mendukung penuh keputusan Irina. Menurutnya, dia takut mengecewakan sang momongan pada suatu saat nanti.
“Jika Anda memenangi sebuah turnamen, maka Anda bisa bercerita kepada anak Anda nanti. Sebab, anak saya suatu saat akan bertanya ‘papa kerja dimana sekarang atau apa yang papa lakukan?’. Saya harus menjelaskan hal itu nantinya,” tandasnya.
(Hendra Mujiraharja)