JAKARTA - Ganda putra Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari tampil memukau. Pasangan yang menempati unggulan kedelapan itu memastikan gelar juara Indonesia Open Super Series 2008 setelah memungkam pasangan Tony Gunawan (AS)/Candra Wijaya (Indonesia) pada laga final di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (22/6/2008).
Pada set pertama, Zakry/Fairuzizuan bermain lamban. Strategi tersebut memberikan keuntungan bagi Tony/Chandra. Tanpa membutuhkan waktu lama, pasangan campuran tersebut menutup set awal 19-21.
Merasa salah strategi, Zakry/Fairuzizuan mengubah taktik dengan bermain agresif pada set kedua. Terbukti, Malaysia mampu unggl jauh 9-14. Pengembalian kurang sempurna yang dilakukan Tony, membuat Zakry/Fairuzizuan merebut set kedua 21-18.
Memasuki set penetuan, strategi yang sama kembali diterapkan Zakry/Fairuzizuan. Dukungan penonton bagi Tony/Chandra tidak berarti setelah smes Mohd Zakry memastikan gelar juara.
Bagi Toni/Chandra, kekalahan ini memupus harapan mengulangi sukses 2006 di ajang sama. Sementara, bagi pemain Negeri Jiran, kemenangan semakin menumbuhkan kepercayaan diri setelah menjuarai SingaporeOpen Super Series 2008.
Dari rekor pertemuan, ganda Malaysia masih unggul 2-1. Satu kemenangan sebelumnya dibukukan pada Indonesia Open Super Series 2007. Sedangkan, kekalahan di Zakry/Fairuzizuan dialami pada Malaysia Open Super Series 2008.
Berkat kemenangan itu, Zakry/Fairuzizuan berhak atas hadiah uang USD17.250 dan Tony/Chandra USD7.000.
(Fetra Hariandja)