KUALA LUMPUR – Nama Indonesia santer terdengar dalam komunitas MotoGP setahun terakhir. Itu terjadi karena Indonesia sempat menjalin perjanjian dengan Dorna untuk menyelenggarakan MotoGP pada 2018.
Hal tersebut rupanya mendapat sorotan oleh beberapa pihak. Indonesia yang memiliki populasi penduduk tinggi serta mampu menjual banyak motor memang menjadi target pasar terbaik jika dibandingkan dengan negara lainnya.
Bahkan Indonesia dikabarkan akan mengancam gelaran MotoGP yang akan diselenggarakan di Sepang, Malaysia. Namun CEO Sepang, Dato Razlan Razali mengaku tak khawatir. Baginya, yang terpenting adalah penduduk Malaysia untuk tetap menonton di Sepang.
“Saya rasa Indonesia tak akan mengancam kami. Yang terpenting adalah penduduk Malaysia menonton di Sepang. Kami sama sekali tak peduli,” ujar Razali seperti dilansir Marca, Jumat (24/6/2016).
“Mereka memiliki masalah jika gagal menjadi penyelenggara. Tetapi jika mereka berhasil, maka itu akan sangat bagus untuk MotoGP,” tandasnya.
(Fajar Anugrah Putra)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.