MILTON KEYNES - Penaseat tim Red Bull Racing, Helmut Marko menanggapi dingin mimpi Sebastian Buemi yang ingin menggantikan posisi driver inti tim Red Bull Racing, Mark Webber pada 2013 mendatang.
Buat Marko pribadi, dua mantan pembalap Toro Rosso, Jaime Alguersuari dan Sebastian Buemi telah gagal menunjukkan lompatan signifikan selama tiga musim membalap untuk tim satelit Red Bull.
Memasuki musim 2012, STR memang membuat keputusan mengejutkan. Tim yang berbasis di Faenza itu mendepak dua pembalapnya sekaligus. Mereka menunjuk Jean Eric-Vergne dan Daniel Ricciardo sebagai ujung tombak tim, menggantikan Buemi dan Alguersuari yang performanya dianggap tidak menunjukkan progress signifikan.
"Toro Rosso selalu mewujudkan kesempatan untuk memberikan pembalap muda peluang," ketus Marko menekankan prinsip utama Toro Rosso.
"Alguersuari dan Buemi memiliki kesempatan selama tiga tahun dan setelah periode itu, sangat mungkin untuk mengevaluasi perkembangan pembalap," lanjut Marko dikutip PlanetF1, Selasa, (10/1/2012).
Namun, masih menurut Marko, kiprah Buemi dan Alguersuari tidak menjanjikan di mana STR tidak melihat, kedua pembalap tersebut bisa memenuhi ekspektasi tim lebih dari dua musim.
"Kami tidak melihat kemungkinan mereka berkembang. Kedua memang pembalap Grand Prix. Tetapi untuk kami, itu saja tidak cukup. Kami ingin pemenang Grand Prix," tukas Marko mengakhiri.
(Rejdo Prahananda)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.