SUZUKA – Berlomba dalam kondisi sakit dan penampilan buruk saat sesi kualifikasi, tak membuat pembalap Sauber Sergio Perez menyerah begitu saja ketika turun dalam race di GP Jepang, Minggu (9/10/2011).
Pembalap asal Meksiko ini memperlihatkan salah satu pertunjukan terkuat dalam musim pertamanya di ajang jet darat ini di sirkuit Suzuka.
Sempat menempati posisi ke-14, Perez harus melorot ke posisi 17 dalam sesi kualifikasi Sabtu (8/10/2011) ketika mobilnya memiliki masalah dengan hidrolik, yang membuatnya tertahan di pit sehingga tak bisa memperbaiki catatan waktunya di kualifikasi.
Tapi, Perez yang tengah menderita flu, dipuji oleh timnya karena kemampuan membalap driver berusia 21 tahun itu yang melaju luar biasa dalam race 53 lap. Perez juga mampu mengoptimalkan membuat strategi ban dua stop dengan berhasil finis di posisi kedelapan dalam performa yang dikatakan oleh Team Principal Peter Sauber sebagai "brilian".
Perez juga memiliki catatan waktu tercepat kedua di GP Jepang, yakni pada lap 39, dengan catatan waktu 1:36.569, kedua tercepat setelah juara GP Jepang yang juga pembalap McLaren Jenson Button yang meraihnya di lap terakhir lomba dengan selisih 0.001 detik dari Perez.
Hasil finis di posisi kedelapan itu merupakan poin keempat Perez dari musim pertamanya di Formula One. Perez juga langsung memuji timnya yang membuat strategi dua stop yang memuluskan langkahnya menempati posisi kedelapan.
"Strategi dengan ban bekerja sangat baik bagi saya, dan tim melakukan pekerjaan yang sangat bagus,” kata Perez seperti dilansir PlanetF1, Senin (10/10/2011).
"Saya berusaha sangat keras dan memberikan yang maksimal. Itu sangat sulit bagi saya karena saya menderita flu. Jadi, saya benar-benar senang, saya membawa pulang mobil dengan posisi cukup baik untuk mencetak poin," terangnya.
(Fitra Iskandar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.