Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tunggu Pembuktian Firda

Edi Yulianto , Jurnalis-Kamis, 29 Juli 2010 |21:01 WIB
Tunggu Pembuktian Firda
Adriyanti Firdasari/ Foto: Reuters
A
A
A

JAKARTA – Adrianti Firdasari menjadi wakil Indonesia satu-satunya di nomor tunggal putri Macau Grand Prix 2010. Firda –sapaan Firdasari– melaju ke babak perempat final setelah mengandaskan perjuangan tunggal putri Singapura Xing Aiying melalui pertarungan sengit rubber game 21-17, 19-21, 22-20.

Firda pun dituntut terus memberikan performa terbaiknya. Dia akan menghadapi lawan berat di babak berikutnya, yakni menghadapi tunggal putri unggulan ketiga asal Jepang Eriko Hirose yang memastikan lolos setelah mengalahkan tunggal putri China Suo Di juga melalui rubber game 13-21, 21-6, 21-9.

Turnamen Macau Grand Prix tahun ini menjadi kesempatan emas wanita kelahiran Jakarta 23 tahun silam tersebut. Dia harus bermain konsisten untuk meraih gelar perdananya di level internasional tahun ini.

Firda mengatakan akan bermain sebaik mungkin, tapi peringkat 21 BWF itu tak mengetahui apa yang akan terjadi saat menghadapi Eriko Hirose. Dia menilai rival yang akan dihadapinya itu merupakan pemain super alot.

“Hirose memiliki kualitas mumpuni. Dia juga mampu mendikte lawan melalui skill yang dimilikinya. Saya harus bermain konsentrasi penuh menghadapinya jika ingin terus bermain di turnamen tersebut,” ungkapnya.

Firda menambahkan, terpenting adalah tak terpancing dengan permainannya. Jika strategi itu diterapkan, Firda optimistis bakal memenangkan pertandingan sekaligus memesan satu tiket ke semifinal.

Sementara di nomor ganda campuran, All Indonesian Battle akan tersaji antara pasangan Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa menghadapi Muhammad Rijal/Debby Susanto di babak perempat final. Kedua pasangan Indonesia itu lolos ke perempat final setelah mengalahkan lawan masing-masing di babak kedua, Kamis (29/7/2010).

Hendra/Vita yang menjadi unggulan pertama sempat mengalami kesulitan saat menghadapi pasangan Taiwan Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin 25-27, 21-16, 21-12. Sementara  Muhammad/Debby praktis lebih ringan setelah menghabisi pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/Shizuka Mastsuo dua game 21-15, 21-15.

Meski demikian, pasangan Hendra/Vita di atas kertas lebih diunggulkan melaju ke babak semifinal ketimbang juniornya tersebut. Alasan utama tak lain jam terbang yang dimiliki Hendra/Vita meski keduanya tak lagi berlatih di Pelatnas Cipayung.

Vita menilai pertandingan di babak perempat final bakal sengit. Prediksi itu yang membuatnya enggan disebut sebagai kandidat kuat untuk meraih kemenangan tersebut. “Mereka tetap yang terbaik. Kami harus mewaspadai pergerakan mereka, apalagi kami tak ingin kecolongan sebelum memastikan gelar juara,” cetus Vita.

Peluang Hendra/Vita meraih gelar di Macau Grand Prix memang terbuka lebar seiring tersingkirnya unggulan kedua asal Korea Selatan (Korsel) Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung yang mengundurkan diri di babak pertama.

(Muchamad Syuhada)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement