Topik » MotoGP Prancis ,
Getting time...

Webber: Tidak Buruk untuk Pembalap Cadangan

Achmad Firdaus - Okezone
Senin, 12 Juli 2010 12:22 wib
Foto: Mark Webber memegang trofi juara saat memenangi GP Inggris/Getty Images
Foto: Mark Webber memegang trofi juara saat memenangi GP Inggris/Getty Images
SILVERSTONE - Pembalap Red Bull Racing Mark Webber berhasil membalas sakit hatinya atas perlakuan yang tidak adil yang diterimanya dengan memenangi GP Inggris, malam tadi. Tak pelak, usai memenangi balapan, Webber berceloteh “hasil yang tidak buruk untuk pembalap kedua (cadangan).”

Ya, perlakuan tidak adil memang sempat diterima Webber jelang balapan di Silverstone. Tim Red Bull memutuskan memberikan sayap depan mobilnya kepada rekan setimnya, Sebastian Vettel agar pembalap muda Jerman ini mampu merebut pole positions. Meski rencana tim berjalan lancar dengan keberhasilan Vettel memimpin balapan, namun Webber jelas kesal dengan perlakuan tersebut.

Beruntung, kekesalan pembalap veteran Australia ini ditumpahkan dengan cara yang tepat. Webber yang memulai balapan dari posisi dua, berhasil memimpin balapan hingga akhirnya menyabet kemenangan ketiganya musim ini. Sementara itu, rekan setimnya Vettel yang dianak-emaskan hanya mampu mengakhiri balapan di posisi tujuh setelah sebelumnya sempat tercecer di urutan paling buncit.

“Senang bisa menang di Silverstone. Sebab sirkuit ini memiliki nilai sejarah dan berhasil menang di sini merupakan hal luar biasa seperti saat Anda menang di Monaco,” tutur Webber usai balapan seperti dikutip Crash, Senin (12/7/2010).

“Saya memulai start dengan ideal. Saat memasuki tikungan pertama, saya merasa telah berada di posisi terdepan dan saya pun tak berpikir panjang dan langsung tancap gas,” tambahnya.

“Ini merupakan hari yang spesial dan banyak kerja keras telah hilang di tim ini,” tandasnya mengisyaratkan ketidakpuasannya dengan perlakukan tim.

Masih dirundung kecewa, Webber pun mengaku kecewa telah menandatangani perpanjangan kontrak bersama Red Bull. Menurutnya, bisa tahu bakal diplot hanya sebagai pembalap kedua (cadangan), pembalap Australia ini enggan tetap bertahan di Milton Keynes, musim depan.

“Kemarin, kami mengalami situasi yang unik. Ini merupakan kali pertama dimana tim hanya memiliki satu komponen (sayap depan). Tapi, jika tahu semuanya akan seperti itu (Vettel lebih diprioritaskan), saya takkan menandatangani kontrak untuk musim depan,” keluhnya.

“Jujur, perlakuan tim kemarin membuat saya kecewa. Kini, mari kita lihat bagaimana ke depannya. Saya sendiri hanya akan berusaha melakukan yang terbaik dan semoga semua kontribusi yang saya berikan cukup memuaskan,” tutupnya.

Dengan kemenangan ketiganya ini, Webber berhasil nangkring di posisi tiga klasemen pembalap dengan 128 poin, membuntuti dua pesaing kuat milik McLaren yakni Jenson Button (133) dan pimpinan klasemen sementara Lewis Hamilton dengan raihan 158 poin. Sementara rekan setim Webber, Vettel berada di urutan empat dengan koleksi 121 poin. (acf)
VIDEO »

Chelsea Juara, Allianz Arena Berduka

Chelsea akhirnya berhasil meraih trofi Liga Champions perdananya, usai menekuk Bayern Munich lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di Allianz Arena.

TWITTER »
twit