Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berdych "Bunuh" Federer

Achmad Firdaus , Jurnalis-Rabu, 31 Maret 2010 |11:45 WIB
Berdych
Foto: Ekspresi Tomas Berdych saat menumbangkan unggulan pertama Roger Federer/Reuters
A
A
A

KEY BISCAYNE - Unggulan pertama Roger Federer harus membayar mahal penampilan inkonsistensi yang ditampilkannya di ajang Sony Ericsson Open 2010 (Miami Masters). Langkah FedEx harus terhenti di putaran empat usai “dibunuh” unggulan 16 asal Rep. Ceska Tomas Berdych.

Dalam laga yang berlangsung di Stadium court, FedEx memang kembali menampilkan performa inkonsisten seperti yang kerap diperagakannya pada babak sebelumnya. Jika di babak sebelumnya ia bisa lolos kendati bermain biasa-biasa saja, kali ini jagoan Swiss tak bisa lagi terhindar dari lubang jarum, setelah disingkirkan Berdych lewat pertandingan ketat tiga set, 4-6, 7-6, 6-7.

Federer yang lolos ke putaran empat setelah menang atas Florent Serra dengan tidak meyakinkan, tampil buruk di awal set. Sementara lawannya, Berdych tampil impresif dengan variasi pukulan yang terbukti membuat Federer kesulitan. Sempat bertarung ketat hingga poin 3-3, Berdych berhasil melakukan break dan membungkus set pertama dengan sebuah forehand mematikan.

Penampilan Federer mulai membaik di set kedua, kendati game pertama justru diraih Berdych (1-0) yang berusaha menghabisi Federer dengan cepat. Pertarungan kedua petenis semakin sengit, dengan pemandangan kejar-mengejar poin yang terus ketat. Perjuangaan Federer nyaris musnah saat tertinggal 15-30 di poin 5-6 untuk keunggulan Berdych.

Beruntung, Federer bangkit dan memborong dua poin dengan servis kerasnya untuk membuat kedudukan imbang 6-6 dan memaksakan tie break. Federer menunjukkan kelasnya saat tie break. Dengan kombinasi forehand & Volley, FedEx merebut set kedua (7-6) dan membuat pertandingan kian seru.

Federer membuka set penentuan dengan gemilang dan langsung membuka keunggulan 1-0 dengan cepat. Servis kerasnya tak kuasa dibendung Berdych yang tampak mulai tertekan. Namun, saat seluruh penonton mengira Federer berada di atas angin, Berdych justru bangkit. Break yang dilakukannya di game ketiga membuatnya balik mengungguli Federer, 2-1.

Berdych mulai kembali memegang kendali permainan dan memperbesar keunggulannya menjadi 4-2. Namun, bukan Federer namanya bila mentalnya jatuh dalam posisi tertinggal. Petenis nomor satu dunia ini balik melakukan break dan memborong dua game sekaligus untuk membuat kedudukan kembali imbang 4-4.

Federer bahkan berada diambang kemenangan saat unggul 6-5. Namun, di saat krusial Federer justru kembali tampil inkonsisten. Dua kali servis Berdych tak mampu dikembalikannya, sehingga membuat pertandingan kembali ditentukan melalui tie break. Federer kembali tampil brilian di tie break dan mengontrol jalannya pertandingan.

Nahas, kali ini Berdych mengeluarkan segenap kemampuannya untuk bisa mengamankan satu tempat ke babak perempat final. Usaha kerasnya pun terbayar. Setelah menjalani reli poin yang ketat, (6-6) Berdych akhirnya menyudahi perlawanan Federer untuk menantang petenis Fernando Verdasco di babak delapan besar. Verdasco sendiri lolos setelah menumbangkan Marin Cilic (6-4, 7-6).
a

(Achmad Firdaus)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement