Topik » MotoGP Prancis ,
Getting time...

Markis/Hendra Punya Potensi Raih Gelar Perdana

Jum'at, 12 Maret 2010 16:38 wib
JAKARTA – Ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan memiliki potensi menjuarai All England tahun ini. Mereka belum terbendung melaju ke babak perempat final setelah menumbangkan pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yoshiteru Hirobe 21-16, 21-16 di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Kamis (11/3/2010).

Peluang Markis/Hendra menjuarai turnamen berhadiah total USD200.000 itu terbilang besar, apalagi unggulan pertama asal Malaysia Koo Kean Keat/Tan Boon Heong tersingkir di babak awal. Rontoknya pasangan Negeri Jiran itu diharapkan menjadi penyemangat mereka memburu gelar pertama keduanya di All England.
 
Markis/Hendra memang memiliki ambisi besar menjalani turnamen itu. Sebab, selain belum pernah menang, keduanya ingin mencetak nama mereka sebagai peraih gelar juara ganda putra tahun ini.
 
Disamping itu, mereka juga ingin menghapus stigma buruk ganda putra Indonesia kerap mengalami kegagalan sejak pasangan Indonesia Sigit Budiarto/Candra Wijaya meraih gelar terakhir All England tujuh tahun silam.
 
Optimisme keduanya bertambah besar ketika kondisi Hendra tak ada masalah setelah dihantam demam berdarah, bulan lalu. Hendra mampu mengimbangi permainan taktis Markis saat membungkam pasangan Jepang tersebut.
 
Hendra mengatakan kesehatannya tak ada masalah. Dia bersama Markis siap mengukir sejarah baru di nomor ganda putra. “Bulan lalu mungkin masih lemas, bahkan tak bisa berdiri. Tapi, saya rasa tak ada masalah kali ini. Kami berharap kemajuan itu akan mengantarkan kami meraih juara tahun ini,” ucap Hendra.
 
Pelatih Ganda Putra Pelatnas Cipayung, Sigit Pamungkas, mengaku kesehatan Hendra mengalami peningkatan signifikan. Dia percaya ambisi keduanya akan terwujud jika konsisten menjalani pertandingan di setiap level.
 
"Mereka jangan dulu senang, karena tantangan dipastikan akan semakin berat. Saya berharap mereka tetap konsentrasi penuh untuk memastikan gelar berada di tangan mereka kali ini," cetus Sigit, Jumat (12/3/2010).
 
Markis/Hendra yang diunggulkan di posisi ketiga itu memang wajib membuktikannya tahun ini. Sebab, dari beberapa peluang memburu gelar juara All England, keduanya belum juga meraihnya.
 
Sayang, keberhasilan Markis/Hendra melaju ke babak perempat final tak dibarengi tunggal putra Sony Dwi Kuncoro. Dia harus terhenti di babak kedua setelah ditumbangkan pemain Malaysia Lee Chong Wei 11-21, 17-21.
 
Kegagalan Sony membuatnya harus melakukan perbaikan sebelum memperkuat Indonesia di Piala Thomas, Mei mendatang. Apalagi, dia menjadi salah satu harapan Merah Putih selain Taufik Hidayat dan Simon Santoso.
 
Pelatih Tunggal Putra Agus Dwi Santoso menjelaskan minimnya persiapan menjadi kendala anak asuhnya itu gagal memberikan penampilan terbaik. Selain itu, Sony juga dinilai mengalami kendala stamina.
 
“Dia memang tak ditarget juara di turnamen itu, apalagi persiapannya terbilang minim setelah membela Indonesia di babak kualifikasi Piala Thomas, bulan lalu,” papar Agus.
(Edi Yulianto/Koran SI/van)
VIDEO »

Chelsea Juara, Allianz Arena Berduka

Chelsea akhirnya berhasil meraih trofi Liga Champions perdananya, usai menekuk Bayern Munich lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di Allianz Arena.

TWITTER »
twit