BALI - Pembalap Azad University Abbas Saeidtanha menjadi juara criterium Tour d'Indonesia (TdI) 2009 di kawasan Renon, Bali, Kamis (3/12/2009). Kemenangan itu membuatnya berhak merebut uang tunai senilai USD1550.
Uang hadiah itu didapatkan pembalap asal Iran itu dari kemenangannya menjuarai empat intermediate sprint ke-4, 6, 10, dan 12. Alhasil, dia mendapatkan uang senilai USD400 ketika satu intermediate sprint dihadiahi USD100. Selain itu, dia juga sempat finis di posisi ketiga di intermediate ke-2 sekaligus membuatnya mendapatkan tambahan USD50.
Kemenangan menjuarai empat intermediate sprint plus masuk tiga besar membuatnya memimpin perolehan criterium 46 poin. Prestasi itu membuatnya berhak mendapatkan tambahan uang senilai USD1100.
Abbas mengaku dirinya menargetkan kemenangan di kategori criterium. Apalagi, dia optimistis melahap 12 lap sejauh 58,8 km. "Saya tak ada beban dan hanya ingin juara. Target saya pun akhirnya terwujud dengan sempurna," kata Abbas kepada wartawan kemarin.
Sementara pembalap Tabriz Petrochemical Hossein Askari menempati posisi kedua di kategori criterium. Dia harus puas berada di posisi itu setelah tertinggal 3 poin di belakang Saeidtanha. Pencapaian itu merupakan prestasi terbaiknya setelah di sepuluh etape sebelumnya gagal memberikan hasil maksimal.
Pembalap Timnas Malaysia Suhardi Hassan melengkapi derita pembalap Indonesia merebut poin maksimal. Dia merebut tempat ketiga setelah meraih 10 poin di 12 lap tersebut. "Pembalap Iran sulit ditaklukkan, mereka bahkan leading jauh di depan saya. Namun, saya puas sudah memberikan penampilan terbaik di perlombaan tersebut," papar Suhardi.
Tempat keempat diraih pembalap 711 Filipina Lloyd Lucien Reynante. Dia menempati posisi itu setelah mendapatkan perolehan 8 poin. Namun, dia masih berhak menggondol uang hadiah senilai USD500 setelah menempati posisi tersebut.
Sementara pembalap Indonesia baru bersuara di posisi kelima. Pembalap ISSI Yogyakarta Rastra Patria merebut posisi itu setelah meraih hasil sama dengan Reynante. Namun, dia kalah ketika menjalani sprint. "Saya sudah cukup puas, apalagi pencapaian itu merupakan hasil maksimal yang dapat saya lakukan," ungkap Rastra yang mendapatkan USD400.
Direktur Perlombaan ISSI Sofyan Ruzian mengaku puas dengan suksesnya penyelenggaraan event balap sepeda terakbar di Indonesia tersebut. Dia berharap akan lebih memaksimalkan balapan ini lebih baik ke depannya.
Hasil Balapan Criterium
1. Abbas Saeidtanha Azad University 46
2. Hossein Askari Tabriz Petrochemical 43
3. Suhardi Hassan Timnas Malaysia 10
4. Llyod Lucien Reynante 711 Filipina 8
5. Rastra Patria ISSI Yogyakarta 8
(
Edi Yulianto/Koran SI/msy)