Getting time...

Aspac Rebut Game Pertama

Defanie Arianti - Okezone
Sabtu, 25 Juli 2009 18:18 wib
JAKARTA - Aspac Jakarta mematahkan rekor tak terkalahkan milik Satria Muda Britama, selama musim 2009 ini. Game pertama Championship Games IBL 2009, sukses direbut oleh Aspac dengan skor 76-73, di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (25/7/2009).

Pada quarter pertama SM, sebenarnya tampil dominan di menit awal. Rony Gunawan dkk, sempat unggul jauh 12-0. Namun Aspac mulai bangkit setelah pelatih Irawan Haryono memasukan Vinton Nolland, pemain dengan posisi point forward. Kehadirannya bisa membawa tim tamu mengejar angka hingga 21-12, sebelum quarter pertama selesai.

Di quarter kedua, permaian Aspac mulai membaik. Aspac bahkan sempat mengejar 24-28, menjelang akhir quarter. Tapi, SM masih mempertahankan dominasinya dan menutup quarter dengan skor 36-30.

Dominasi SM berlanjut pada quarter ketiga. Defense dari Aspac terlihat kurang efektif sehingga SM meninggalkan Aspac 57-43. Pada quarter keempat Aspac akhirnya mulai bangkit bahkan mengejar perolehan skor dari 65-56 untuk SM, menjadi selisih satu setengah bola 65-62.

Anak-anak SM, sepertinya sedikit terkejut dengan kebangkitan lawannya, yang memaksa mereka memainkan over time, dengan skor 65-65 di akhir kuarter keempat. Pada masa over time, situasi menjadi berbalik untuk Aspac. Pertahanan ketat diperagakan Aspac. Sehingga SM kesulitan mencetak angka.

SM sempat tertinggal 65-70, beruntung point guard Faisal Julius Achmad, melancarkan tree point, sehingga mengejar poin menjadi selisih satu bola 68-70. Beberapa menit kemudian, forward SM Youbel Sondakh juga menyumbangkan tree point yang membuat SM unggul setengah bola, 71-70.

Namun permainan SM setelah itu justru menurun. Akurasi tembakan, serta kegagalan mengeksekusi free throw, membuat SM harus menelan kekalahan pertama, 73-76.

Arsitek Aspac Irawan Haryono, menyatakan dirinya meminta kepada pemain untuk menyiapkan pertahanan. "Penampilan hari ini sangat luar biasa. SM sempat memimpin belasan poin, tapi bisa dilewati. Semua ini belum selesai. Ini hanya game pertama, dan kami masih coba-coba," jelas Irawan.

Irawan mengingatkan kepada pemain agar tidak puas diri. Tapi, kalau memang bisa mengambil kemenangan lagi, ia meminta kepada anak asuh untuk melakukan permainan yang sebaik-baiknya.

Sementara itu manajer SM Dwi Eriano mengatakan, kekalahan kali ini sebenarnya pekerjaan rumah SM yang belum diselesaikan. "Pertahanan Aspac luar biasa. Pada quarter keempat SM menghadapi kendala di quarter keempat setelah guard Christian Ronaldo Sitepu. Mengalami cedera pada bagian engkel, sehingga tidak bisa dimaksimalkan. Pemain pengganti, Wahyu Hidayat Jati, kurang bisa bermain kombinasi dengan Rony Gunawan kurang baik."
(zwr)
VIDEO »

Profil 2 Rider Muda

Berikut profil rider putri asal Ciamis bernama Nurul Ulfa Laila dan bocah kelas tiga SD bernama Agung Didu.

TWITTER »
twit