Namun, Susy secara luar biasa berhasil membalikkan keadaan untuk merebut gim kedua dengan skor 12-10, sebelum akhirnya melibas Lee Young-suk tanpa balas 11-0 di gim penentu. Aksi comeback spektakuler Susy ini membawa Indonesia menang 3-2 atas Korea Selatan dan mengamankan gelar juara.
Di posisi teratas ada rival terberat sekaligus kompatriot Lee Young-suk dari Korea Selatan, Bang Soo-hyun. Pertemuan paling ikonik antara keduanya terjadi di partai final Olimpiade Barcelona 1992 yang menentukan takhta tertinggi bulu tangkis dunia.
Susy sempat kehilangan gim pertama setelah menyerah 5-11. Namun, dengan ketenangan dan daya juang luar biasa, legenda Indonesia ini bangkit di dua gim berikutnya lewat kemenangan telak 11-5 dan 11-3, yang mengantarkannya meraih medali emas Olimpiade bersejarah bagi Indonesia.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.