Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Atlet Israel Curhat Pengalaman Mundur dari Kompetisi Akibat Dilarang Memakai Atribut saat Ikut Kejuaraan di Indonesia

Defa Al Fadly , Jurnalis-Selasa, 28 Maret 2023 |15:24 WIB
Kisah Atlet Israel Curhat Pengalaman Mundur dari Kompetisi Akibat Dilarang Memakai Atribut saat Ikut Kejuaraan di Indonesia
Atlet menembak asal Israel, Sergey Richter. (Foto: Instagram/sergey_richter)
A
A
A

ATLET menembak asal Israel, Sergey Richter memiliki menceritakan pengalaman saat ikut kejuaraan menembak di Indonesia. Atlet berusia 33 tahun itu harus mundur dari kejuaraan menembak internasional di Indonesia karena tidak diizinkan untuk mengenakan atribut negaranya, yakni Israel.

Pada 27 Januari hingga 7 Februari 2023, Indonesia menggelar kejuaraan menembak International Shooting Sport Federation (ISSF) World Cup Rifle & Pistol, kejuaraan ini diselenggarakan di Jakarta.

Sergey Richter yang mewakili Israel mencoba mengikuti kejuaraan dunia menembak yang digelar di Indonesia tersebut. Kejuaraan ISSF World Cup Rifle & Pistol menjadi salah satu dari empat kompetisi bergengsi Piala Dunia menembak. Para atlet yang mewakil negaranya masing-masing memperebutkan posisi agar lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Sebelumnya, pria kelahiran Ukraina ini sudah pernah meraih medali emas di Kejuaraan Eropa 2019. Ia juga ikut berpartisipasi di Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

Atlet menembak asal Israel, Sergey Richter

Melansir dari Algemeiner.com. sehari sebelum Sergey Richter menuju ke Jakarta untuk mengikuti IISF World Cup 2023, ia mendapatkan pesan peringatan dari penyelenggara turnamen, bahwa dirinya tak dapat mengikuti turnamen tersebut dengan menggunakan simbol Israel, seperti bendera Israel di seragam dan senapan.

Diketahui juga senapan miliknya yang terdapat ukiran huruf “ISR” tak dapat digunakan. Pihak penyelenggara turnamen hanya mengizinkan Sergey Richter menggunakan simbol IISF atau bendera Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Namun hal itu ditolak oleh Sergey Richter dan lebih memilih untuk mengundurkan diri dari kejuaraan IISF World Cup Rifle & Pistol 2023. Ia mundur karena tak ingin tampil jika tidak diperbolehkan menggunakan simbol-simbol Israel. Setelah penolakannya untuk tampil di kejuaran tersebut, Sergey Richter juga mengkritiki penyelenggara yang membawa masalah politik ke olahraga.

"Saya tidak akan pernah mau berpartisipasi dalam kompetisi tanpa ISR (logo Israel) pada seragam saya, senapan pribadi saya dan layar skor. Saya heran kenapa pihak Olimpiade menyetujui pembatasan simbol dan representasi negara yang mewakili para atlet," ujar Sergey Richter, dikutip dari Algemeiner, Selasa (28/3/2023).

"Jika gerakan Olimpiade, yang menganjurkan olahraga tanpa membedakan kebangsaan, agama, ras dan jenis kelamin, tidak mendukung prinsip itu, lalu apa nilainya? Saya tidak mengerti bagaimana negara diizinkan untuk menyelenggarakan semacam kompetisi dengan batasan identitas nasional,” sambung Richter.

Atlet menembak asal Israel, Sergey Richter

“Jika ada kompetisi di Israel dan kami akan memboikot sebuah negara - ya Tuhan - semua atlet akan berdiri dan melakukan protes balasan," tutupnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement