Share

Blak-blakan Fabio Quartararo Akui Yamaha Alami Penurunan Drastis di MotoGP 2022

Rio Eristiawan, Jurnalis · Jum'at 09 Desember 2022 03:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 38 2723509 blak-blakan-fabio-quartararo-akui-yamaha-alami-penurunan-drastis-di-motogp-2022-rg1eP6hz2m.jpg Fabio Quartararo, pembalap Yamaha Monster Energy yang menyebut timnya alami kemunduran di MotoGP 2022 (Foto: MotoGP)

PEMBALAP Yamaha Monster Energy, Fabio Qaurtararo secara terang-terangan menyebut performa motor Yamaha di MotoGP 2022 alami penurunan drastis. Ia bahkan menyinggung, kualitas Yamaha di MotoGP 2022 lebih buruk ketimbang tiga tahun silam.

Diketahui sebelumnya, Favio Quartararo sempat diunggulkan untuk menjadi juara MotoGP 2022. Pasalnya El Diablo -julukan Fabio Quartararo- berhasil unggul 91 poin dari Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).

Fabio Quartararo

Meski sudah unggul jauh, tetapi pembalap asal Prancis itu gagal mempertahankan posisinya. Alhasil, harus merelakan gelar juara dunia MotoGP 2022 direbut Francesco Bagnaia.

Sementara para pembalap sedang melakukan libur, setelah menjalani seri terakhir di MotoGP Valencia 2022. Kendati demikian, Fabio Quartararo tetap berlatih untuk bisa tampil lebih baik dan merebut kembali gelar juaranya.

Fabio Quartararo pun menjelaskan hanya melakukan istirahat beberapa hari, setelah melakukan tes pascamusim MotoGP Valencia 2022. Ia mengaku ingin berlatih agar kondisinya tetap fit untuk tampil di sesi tes MotoGP Malaysia 2023.

"Saya beristirahat selama beberapa hari. Sekarang saya ingin berlatih agar dalam kondisi prima untuk tes Sepang," kata Quartararo dilansir dari Paddock GP.

Follow Berita Okezone di Google News

Fabio Quartararo juga mengakui Franco Morbidelli serta dua pembalap WithU RNF (tim satelit Yamaha), Andrea Dovizioso dan Darryn Binder tak tampil kompetitif, sehingga membuatnya tak memiliki pilihan lain untuk tampil lebih baik. Ia menjelaskan batas kekuatan YZR-M1 menjadi batas kemampuannya di MotoGP 2022.

Fabio Quartararo

"Baik pembalap dari tim satelit maupun rekan setim saya tidak kompetitif, jadi saya tidak punya referensi, kecuali diri saya sendiri. Saya harus menganggap batas motor adalah apa yang telah saya capai," jelasnya.

Pembalap 23 tahun itu juga menjelaskan Yamaha mengalami level kemunduran, dibandingkan para pesaingnya. Fabio Quartararo menyebut Yamaha berada di bawah level pada 2019 ataupun lebih rendah untuk bersaing di MotoGP 2022.

"Yang lain meningkat pesat, kami (Yamaha) berada di level 2019, atau bahkan lebih buruk," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini