Share

Status Underdog di BWF World Tour Finals 2022 Tak Buat Gregoria Mariska Tunjung Terganggu

Rio Eristiawan, Jurnalis · Kamis 08 Desember 2022 08:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 40 2722870 status-underdog-di-bwf-world-tour-finals-2022-tak-buat-gregoria-mariska-tunjung-terganggu-RRRAn07Fyp.jpg Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Badminton Photo)

BANGKOK - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, bukanlah unggulan di BWF World Tour Finals 2022. Namun, hal tersebut tidak jadi masalah bagi Gregoria karena ia merasa hal tersebut justru membuat lawan-lawannya tertekan.

Jadi, Gregoria tampaknya tak terganggu sama sekali dengan statusnya sebagai underdog. Hal tersebut terbukti dari kemenangan yang diraih Gregoria atas wakil China, Chen Yufei yang merupakan unggulan pertama di turnamen tersebut.

Pertandingan perdana Grup A BWF World Tour Finals 2022 antara Gregoria vs Chen Yufei berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand pada Rabu & Desember 2022. Gregoria sukses mengalahkan Chen Yufei dengan skor 21-9, 14-21 dan 21-16.

Gregoria Mariska Tunjung (Badminton Photo)

Selain Chen Yufei, Gregoria juga akan melawan An Se Young (Korea Selatan) dan Akane Yamaguchi (Jepang). Menariknya Gregoria mengaku tak masalah, ia justru merasa tekanan berada di ketiga lawannya

Gregoria juga merasa peluang dirinya untuk menang cukup besar mengingat sudah sempat saling menghadapi sebelum tampil di BWF World Tour Finals 2022.

"Dapat undian melawan mereka (Chen Yufei, An Se Young, Akane Yamaguchi) tidak mengganggu saya. Tekanan ada pada mereka dan bukan pada saya, saya tahu saya memiliki peluang besar minggu ini karena saya telah memainkan ketiganya baru-baru ini," kata Gregoria dilansir dari laman resmi BWF, Kamis (8/12/2022).

Pebulutangkis berusia 23 tahun itu mengaku tampil di BWF World Tour Finals 2022 memiliki motivasi besar, dibandingkan ketiga lawannya. Sementara Gregoria menjelaskan Chen Yufei menelan kekalahan karena tidak dalam performa terbaiknya, sehingga membuatnya tampil lebih menekan dan tak memikirkan hasil.

Follow Berita Okezone di Google News

“Saya pasti memiliki motivasi untuk tampil lebih baik dari mereka. Chen (Yufei) jelas tidak dalam performa terbaiknya di game pertama, strateginya tidak ada di sana. Jadi, saya mencoba menekannya dan tetap fokus dan tidak memikirkan hasilnya," ucapnya.

Meski berhasil meraih kemenangan atas Chen Yufei, Gregoria belum bisa merayakannya. Ia menjelaskan dua pertandingan berikutnya sudah menunggu dan lawannya juga tanggung, sehingga harus tetap fokus.

“Saya belum bisa (merayakan) dan melihat ini sebagai kemenangan besar. Saya memiliki dua pertandingan lagi setelah ini. Mereka juga tangguh dan saya harus fokus pada mereka," sambugnya.

Gregoria Mariska Tunjung (Badminton Photo)

Gregoria bakal menjalani pertandingan sulit, karena tak memiliki catatan bagus menghadapi An Se Young. Gregoria belum menang dari tiga pertemuan dengan wakil Korea Selatan tersebut.

Pertemuan terakhir terjadi di Australia Open 2022, Gregoria harus mengakui kehebatan An Se Young di babak final dengan skor 17-21, 9-21. Hasil tersebut membuatnya harus puas menempati posisi runner-up.

Tak jauh berbeda dengan An Se Young, Gregoria juga tak memiliki catatan bagus menghadapi Akane Yamaguchi. Dari 12 pertemuan, Gregoria hanya mampu meraih tiga kemenangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini