Share

IESF World Esports Championship Bali 2022 Jadi Ajang Asah Talenta Lokal

Reinaldy Darius, Jurnalis · Rabu 30 November 2022 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 43 2717459 iesf-world-esports-championship-bali-2022-jadi-ajang-asah-talenta-lokal-vPf5W2pkBe.jpg Esports jadi salah satu cabang olahraga yang berkembang pesat di Indonesia (Foto: Antara)

IESF World Esports Championship Bali 2022 jadi ajang asah talenta lokal. Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian Esports Indonesia (ESI) Bali, Anak Agung Gde Harya Putra.

"Saya sangat berharap atlet esport Bali bisa memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kemampuan dan motivasi, sehingga bisa meningkatkan diri untuk menuju ke pemain profesional," kata Gde Harya di Denpasar, dilansir dari Antara, Selasa (29/11/2022).

Esports

Gde Harya menyebut dengan diadakannya turnamen internasional itu di Bali, para atlet dapat melihat dan belajar, mengingat rangkaian IESF World Esports Championship turut diisi dengan pameran dan workshop.

Turnamen rsports ini dilangsungkan mulai 2 Desember 2022 di Nusa Dua, Kabupaten Badung. Ajang ini akan mempertandingkan tujuh jenis permainan, termasuk di antaranya adalah Mobile Legend, PUBG, dan Dota.

Memang, belum ada atlet esports asal Bali yang ikut serta. Namun, ada perwakilan Indonesia yang dipilih setelah menjalani Pelatnas.

Secara keseluruhan, menurut data yang dimiliki ESI Bali, sebanyak 106 negara dari 120 yang ditargetkan dipastikan bergabung mengikuti turnamen di Bali, sementara pemilihan Pulau Dewata sendiri disebut karena ketenaran Bali dan kesiapan akomodasi yang tak perlu diragukan lagi.

Selama lebih dari sepekan penyelenggaraan IESF World Esports Championship, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) memberikan ESI Bali kesempatan untuk terlibat, sehingga para atlet esports Bali dapat secara penuh mengikuti kegiatan.

Harya mengungkapkan bahwa atlet esports Bali sendiri memiliki minat yang tinggi, terbukti dalam ekshibisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2022 sebanyak 200 atlet usia 13-25 tahun terlibat mewakili kota/kabupaten-nya.

 BACA JUGA:Antar Bali United Juara IFeL 2022, Rizky Faidan Merasa Diliputi Keberuntungan

"Ketika kita terbentuk kepengurusan esport Indonesia itu para gamers mulai melirik, ada tujuan, yang pasti bisa menjadi peluang penghasilan untuk para atlet berprestasi, dan kita sudah diakui oleh KONI jadi mulai tertata dengan baik lah," ujar Gde Harya.

Follow Berita Okezone di Google News

Ketua KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, pun mengamini pernyataan Harya, dengan mengatakan bahwa minat terhadap olahraga elektronik ini semakin meningkat sejak diakui KONI pada 2021.

 Esports

"Esports termasuk baru tapi perkembangannya luar biasa. Kalau dia masuk dalam kegiatan multi event persyaratan salah satunya adalah sudah pernah masuk di ekshibisi Proprov, kemarin esports ikut, perkembangannya bagus sekali," kata Oka di Denpasar.

Selain wadah pembelajaran bagi atlet lokal Bali, Oka melihat gelaran IESF World Esport Championship akan turut mendatangkan nilai ekonomi bagi Bali, lantaran ribuan orang dari peserta hingga panitia akan berkumpul.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini