Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalahkan Rafael Nadal dan Tembus Semifinal US Open 2022, Ini Kisah Inspiratif Frances Tiafoe

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 08 September 2022 |10:44 WIB
Kalahkan Rafael Nadal dan Tembus Semifinal US Open 2022, Ini Kisah Inspiratif Frances Tiafoe
Ini kisah inspiratif dari petenis Amerika Serikat, Frances Tiafoe (Foto: Reuters)
A
A
A

NEW YORK – Petenis tunggal putra Amerika Serikat, Frances Tiafoe, mencuri perhatian di US Open 2022. Bagaimana tidak, petenis berusia 24 tahun itu mengalahkan Rafael Nadal.

Mungkin sedikit yang mengenal Tiafoe. Okezone akan membeberkan kisah inspiratif di balik petenis asal Amerika Serikat itu.

Frances Tiafoe (Foto: Reuters)

Tiafoe baru saja memastikan diri menjadi semifinalis US Open 2022. Kepastian itu didapatkan Tiafoe setelah mengalahkan wakil petenis asal Rusia, Andrey Rublev, dengan skor (7(7)-6(3), 7(7)-6-(0), dan 6-4) di perempatfinal US Open 2022, Kamis (8/9/2022).

Di 16 besar, Tiafoe juga menundukkan unggulan dari Spanyol, Nadal. Saat itu, Tiafoe menang dramatis dengan skor (6-4, 4-6, 6-4, dan 6-3). Ternyata, keberhasilan Tiafoe tak terlepas dari kisah inspiratifnya.

Melansir akun resmi US Open 2022 (@usopen), Kamis (8/9/2022), Tiafoe merupakan anak seorang imigran. Orang tuanya, Constant Tiafoe dan Alphina Kamara merupakan imigran dari Sierra Leone. Mereka meninggalkan negara itu saat perang berkecamuk.

Pindah ke Amerika Serikat, Constant dan Alphina melahirkan Tiafoe di Washington D.C pada 1998. Awalnya, keluarga Tiafoe bukanlah keluarga yang berkecukupan. Bahkan, Tiafoe tidak mendapatkan akses pendidikan yang layak karena tidak punya uang.

Ayahnya diketahui bekerja sebagai seorang buruh konstruktor yang membangun fasilitas olahraga, Junior Tennis Champions Center. Sementara itu, ibunya merupakan seorang perawat di sebuah rumah sakit.

Sang Ayah, yang bekerja keras untuk membangun fasilitas olahraga, akhirnya didapuk sebagai karyawan tetap. Karena butuh uang lebih, Constant bekerja siang-malam untuk membersihkan kompleks dan menjaga kompleks olahraga itu.

Akhirnya, Constant mendapatkan akses untuk tinggal di kompleks olahraga itu. Karena Sang Ibu juga bekerja, Tiafoe kecil dan saudaranya terpaksa ikut tinggal bersama Ayahnya di sana. Dari sinilah kisah inspiratif Tiafoe dimulai.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement