Share

Ditargetkan Raih Gelar Juara BWF World Championship 2022, Tim Ganda Putra Indonesia Sempat Merasa Terbebani

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 40 2648963 ditargetkan-raih-gelar-juara-bwf-world-championship-2022-tim-ganda-putra-indonesia-sempat-merasa-terbebani-hSUa7ZL1rJ.jpg Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya diharapkan bisa sumbang gelar juara di BWF World Champinship 2022. (Foto: PBSI)

SALAH satu sektor yang diharapkan bisa menyumbang gelar juara BWF World Championship 2022 adalah ganda putra. Asisten pelatih, Aryono Miranat, mengakui sempat terbebani dengan target tersebut.

Ganda putra Indonesia menurunkan empat pasangan, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Peluang semuanya menjadi juara terbuka lebar karena sedang tampil bagus.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Keempat pasangan itu memiliki prestasi gemilang dalam beberapa waktu terakhir. Misalnya, Hendra/Ahsan yang merupakan juara dunia pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019.

Kemudian Fajar/Rian telah mencatatkan prestasi terbaik di dunia tahun ini dengan menembus tujuh kali partai final dan meraih 39 kemenangan. Begitu juga Bagas/Fikri yang membuat kejutan menjadi juara All England 2022.

Marcus/Kevin sempat beberapa kali absen tahun ini imbas cedera yang dialami Marcus. Namun, bagaimanapun mereka masih menempati peringkat pertama di ranking BWF.

Bagas Maulana/Shohibul Fikri

Dengan catatan itu, membuat Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky menargetkan salah satu di antara mereka meraih gelar juara. Namun diakui Aryono, itu sempat menjadi beban.

“Selama ini ganda putra memang sudah berhasil untuk beberapa pertandingan. Tapi itu semua sebenarnya beban juga buat kita,” ucap Aryono dalam konferensi pers, Senin (15/8/2022).

Meski begitu, ia memberikan instruksi kepada para pemain agar melihat tanggung jawab itu sebagai motivasi. Ia berharap para pemainnya menikmati dari pertandingan ke pertandingan.

“Tapi kita tekankan kepada pemain, itu jangan dijadikan beban tapi malah harus jadi motivasi untuk kalian lebih baik lagi. Kalau jadi beban tidak enjoy, akan terbalik hasilnya. Jadi kita bermain enjoy dan jadikan itu semua motivasi,” pungkas Aryono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini