Share

PBSI Beberkan Penyebab Tak Ada Wakil Indonesia yang Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2022

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 19 Juni 2022 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 19 40 2614126 pbsi-beberkan-penyebab-tak-ada-wakil-indonesia-yang-lolos-ke-semifinal-indonesia-open-2022-PjETPk2gNR.jpg Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal ke semifinal Indonesia Open 2022. (Foto: PBSI)

JAKARTA – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky, membicarakan soal tak adanya wakil Indonesia yang lolos ke semifinal Indonesia Open 2022. Dia pun membeberkan penyebabnya.

Sebagaimana diketahui, Tim Merah Putih mencatatkan hasil buruk selama gelaran Indonesia Open. Sebab, untuk pertama kalinya, tim tuan rumah tidak memiliki wakil satu pun sejak babak semifinal.

Anthony Sinisuka Ginting

Sebanyak empat wakil yang bermain di babak perempatfinal harus terhenti. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

BACA JUGA: Tak Ada Wakil Indonesia di Semifinal Indonesia Open 2022, Begini Respons Chiharu Shida/Nami Matsuyama

Menanggapi hasil itu, Rionny mengaku gagal. Tetapi, ia juga menerima semuanya dan siap melakukan evaluasi. Adapun hal yang menyebabkan tim bulu tangkis Indonesia mengalami kegagalan adalah faktor kelelahan.

BACA JUGA: Tembus Final Indonesia Open 2022 Usai Duel Sengit Lawan Lee Zii Jia, Viktor Axelsen: Saya Sedikit Beruntung

"Untuk melihat hasil yang kemarin di Masters ada yang ke final dan juara. Keseluruhannya sampai hari ini bisa dibilang kami gagal ya. Bukan kecewa, tapi hasil itu yang harus kita terima," ungkap Rionny kepada awak media di Istora Senayan.

"Kita tidak bisa cari alasan, tapi dari pemain dan pelatih memang kelelahan. Seperti Fajar yang fokusnya agak tidak stabil dan buat banyak kesalahan di akhir-akhir. Apriyani memang yang paling tinggi dengan Fajar. Mereka kelelahan," lanjutnya.

Meski begitu, Rionny juga memuji penampilan para anak asuhnya yang sudah berjuang maksimal. Termasuk untuk tampil dengan performa terbaik di hadapan publik sendiri.

"Daya juang mereka sebenarnya sudah luar biasa. Penonton sangat menguntungkan kita untuk menyemangati pemain. Tapi bisa jadi beban juga bagi beberapa pemain meski sedikit. Kita harus mengakui kelebihan lawan kita," imbuhnya.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

"Kita sudah berjuang mati-matian, tapi memang masih ada kekurangan. Kita bisa lihat Ginting yang mengubah permainan habis-habisan sampai gim ketiga, meski ada kesalahan. Saya sudah bicara dengan Ginting dan dia siap evaluasi," lanjutnya.

Sementara itu, berbeda dengan hasil Indonesia Open, pada ajang Indonesia Masters yang berlangsung pekan lalu, Tim Merah Putih berhasil membawa satu gelar dan satu runner-up. Gelar juara dipersembahkan Fajar/Rian, dan runner-up didapat Apriyani/Fadia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini