Share

Biodata dan Agama Chen Long, Tunggal Putra Terbaik China

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 06 April 2022 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 06 40 2574490 biodata-dan-agama-chen-long-tunggal-putra-terbaik-dunia-asal-china-M09lkTUMNP.jpg Biodata dan Agama Chen Long (Foto: BWF)

BIODATA dan agama tunggal putra terbaik asal China, Chen Long akan dibahas pada artikel ini. Siapa yang tidak mengenal Chen Long? Ya, Chen Long merupakan salah satu pebulu tangkis senior terbaik dari China, selain Lin Dan yang langganan jadi juara di kancah internasional.

Sebagaimana diketahui, ia pernah mendapatkan medali emas di Olimpiade Rio De Janeiro 2016. Selain itu, Chen Long juga merebut perak Olimpiade Tokyo 2020 silam.

Chen Long

Chen long banyak meraih medali emas, perunggu dan perak dalam ajang bergengsi bulu tangkis dunia. Capaian itu sempat menjadikan Chen Long duduk di peringkat dunia tunggal putra BWF selama 76 minggu beruntun. Itu dimulai dari Desember 2014 sampai Juni 2016.

Berikut Biodata dan Agama Chen Long:

Pria kelahiran 24 Desember 1989 menjadi sosok pemain tunggal putra remaja yang berhasil pada Kejuaraan Bulutangkis Junior Dunia BWF. Ia sukses di tunggal putra remaja maupun beregu. Dirinya semapt meraih emas di Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2007.

Pada tahun 2009, Chen Long ambil bagian di Korea Open. Ia berhasil masuk sampai semifinal, sebelum dikalahkan tunggal putra asal Denmark Peter Gade, dengan skor 13-21, 21-10, dan 17-21.

Tak berselang lama, ia turut berpartisipasi di Malaysia Open. Sayangnya ia kalah di babak awal dari Boonsak Ponsana asal Thailand. Pria berzodiak Capricorn ini kemudian ikut ajang bergengsi All England 2010.

Ia berhasil mematahkan perlawanan wakil Denmark, Jan Jorgensen, yang saat itu masuk unggulan kedelapan dunia pada babak pertama. Sayangnya, suami dari Wang Shixian itu dikalahkan tunggal putra Korea Selatan, Shon Wan-ho dengan skor 18-21, 21-18, dan 19-21 di babak kedua.

Chen Long

Chen Long kembali bangkit di ajang Swiss Open 2010. Ia harus puas berada di posisi kedua, setelah dikalahkan rekan senegaranya, Chen Jin di babak final.

Di tahun yang sama, Chen Long masuk skuad China di Thomas Cup 2010. Ia diturunkan pada laga pembukaan melawan Peru. Ia tampil mengesankan, dalam 31 menit berhasil mengalahkan lawannya. Kemudian, dirinya digantikan oleh Bao Chunlai di babak selanjutnya.

Pada ajang Bitburger Open 2010 di Jerman, Chen Long berhasil meraih gelar juara. Ia berhasil mengalahkan wakil Denmark Hans-Kristian Vittinghus dengan skor 21-3, 12-21, dan 21-9. Penampilannya semakin mengerikan ketika berlaga di China Masters 2010. Ia tembus final, meski kalah dari Lin Dan.

Kemudian nama Chen semakin besar. Ia berhasil memperoleh medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Ia meraih medali emas setelah mengalahkan pebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei di final. Sedangkan Chen Long sendiri dikabarkan beragama Buddha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini