Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Taufik Hidayat Lempar Kritik Tajam Gara-Gara Tak Ada Bendera Merah Putih di Podium

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 07:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 40 2487813 indonesia-juara-piala-thomas-2020-taufik-hidayat-lempar-kritik-tajam-gara-gara-tak-ada-bendera-merah-putih-di-podium-R0q2WXl2Bh.jpg Taufik Hidayat kritik beberapa pihak terkait tidak adanya bendera merah putih saat Indonesia juara Piala Thomas 2020 (Foto: Okezone)

AARHUS Indonesia juara Piala Thomas 2020 usai melibas China di partai puncak. Akan tetapi, momen sakral kemenangan Indonesia tercoreng karena tidak ada bendera merah putih saat momen penganugerahan medali.

Hal itu pun mengundang kritik tajam dari legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat. Melaui instagram-nya (@taufikhidayatofficial), dia memberikan selamat kepada Tim Bulu Tangkis Indonesia sekaligus mengkiritik ketidakberadaan bendera merah putih.

Taufik Hidayat (Foto: Instagram/@taufikhidayatofficial)

Dia pun menyindir beberapa pihak, seperti Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), Menpora, KONI, dan KOI. Taufik Hidayat mempertanyakan kinerja dari beberapa pihak tersebut sehingga bendera merah putih harus diganti dengan bendera PBSI. Hal itu mengurangi momen sakral Indonesia yang kembali juara usai terakhir kali melakukannya pada 2002 silam.

“Selamat piala thomas cup kembali ke INDONESIA.. terimakasih atas kerja kerasnya team Bulutangkis indonesia.. tapi ada yg aneh bendera merah putih gak ada? Di ganti dengan bendera PBSI.. Ada apa dengan LADI dan pemerintah kita? Khususnya Menpora Koni dan Koi?” ujar Tuafik Hidayat.

BACA JUGA: Indonesia Bawa Pulang Piala Thomas 2020, Shesar Hiren Rhustavito Pamer Medali ke Orang Tua

“Kerjamu selama ini ngapain aja? Bikin malu negara indonesia aja.. Jangan ngarep jadi Tuan rumah olympic or piala dunia….urusan kecil aja gak bisa beres.. Kacau dunia olahraga ini,…” tutup Taufik Hidayat.

Sebagaimana diketahui, ketidakberadaan pengibaran bendera merah putih ini berkaitan dengan permasalahan Indonesia dengan World Anti Doping Agency (WADA). WADA menyebut Indonesia tidak patuh dalam program uji tes doping.

WADA mengirim surat pada Lembaga LADI, 15 September 2021, terkait ketidakpatuhan program uji doping. Alhasil, Indonesia tidak bisa memenuhi Test Doping Plan (TDP) 2020 dan juga belum memenuhi TDP untuk tahun ini.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga dikirimi surat peringatan itu. Mereka punya waktu 21 hari untuk memberikan klarifikasi sejak surat peringatan diterima.

Taufik Hidayat (Foto: Instagram/@taufikhidayatofficial)

Namun, Indonesia tidak memberikan klarifikasi, seperti Thailand dan Korea Utara. WADA lalu melayangkan surat sanksi pada 7 Oktober. Jadi, dampak pada teguran WADA membuat bendera merah putih tidak bisa berkibar meski Hendra Setiawan dan kawan-kawan juara Piala Thomas 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini