Tiba di Guatemala, Kevin Cordon Disambut Bak Pahlawan

Cikal Bintang, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 40 2450822 tiba-di-guatemala-kevin-cordon-disambut-bak-pahlawan-M6jGbMVLDP.jpg Kevin Cordon akan disambut bak pahlawan saat pulang ke Guatemala (Foto: Reuters)

GUATEMALA CITY - Tunggal putra Guatemala, Kevin Cordon, mendapatkan sambutan meriah ketika tiba di kampung halamannya. Cordon akan diarak keliling kota sebagai penghormatan atas jasanya mengharumkan nama Guatemala.

Sebagaimana diketahui, Cordon menciptakan sejarah bagi Guatemala setelah lolos keĀ  semifinal cabang olahraga (cabor) bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu menuai decak kagum dari berbagai kalangan.

Kevin Cordon (Foto: Reuters)

NamuN, kisah indah Cordon terhenti di semifinal oleh pebulu tangkis Denmark, Viktor Axelsen, yang akhirnya meraih medali emas. Selain itu, ia juga kalah dalam perebutan medali perunggu oleh wakil Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.

BACA JUGA: Perenang Berdarah Indonesia Ranomi Kromowidjojo Tak Dapat Satu Medali pun di Olimpiade Tokyo 2020

Namun, publik Guatemala tetap menganggap Cordon sebagai pahlawan. Rencananya, ia akan diarak dari Aeropuerto La Aurora menuju Central Claro, Guatemala, hari ini, Rabu (4/8/2021) waktu setempat.

Melalui akun media sosial @BadmintonGuate, Rabu (4/8/2021), Federasi Badminton Guatemala mengumumkan rencana penyambutan itu. Pernyataan itu juga mewakili rasa terima kasih publik Guatemala terhadap Cordon.

"Terima kasih Kevin Cordon atas usaha dan dedikasi yang diberikan, kami semua bangga. Seluruh rakyat Guatemala berterima kasih atas dedikasi dan kecintaanmu terhadap badminton," tulis Federasi Badminton Guatemala dalam akun media sosial resminya, Rabu (4/8/2021).

Sementara itu, prestasi Cordon menjadi semifinalis tak lepas dari peran pelatih asal Indonedia, Muamar Qadafi. Pelatih asal Solo itu menjadi perhatian setelah mengantar Cordon ke semifinal multiajang terbesar di dunia.

Muamar Qadafi dan Kevin Cordon (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Qadafi adalah seorang atlet yang banting setir jadi pelatih. Setelah lepas dari melatih di PB Djarum, ia bertualang ke Amerika Selatan hingga akhirnya menjadi pelatih bulu tangkis di Guatemala.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini