Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selain COVID-19, Para Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Juga Patut Waspadai Hal Ini

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Jum'at, 23 Juli 2021 |07:17 WIB
Selain COVID-19, Para Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Juga Patut Waspadai Hal Ini
Olimpidae Tokyo 2020 (Foto: Reuters)
A
A
A

TOKYO – COVID-19 memang bisa dibilang menjadi momok bagi para atlet jelang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Namun ada hal lain yang juga patut diwaspadai oleh para atlet kala tampil dalam pesta terakbar di dunia tersebut, yakni bencana alam.

Seorang ahli Seismologi Jepang bernama, Robert Geller menggambarkan potensi bencana alam di negara tersebut selama pergelaran Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung. Menurutnya, meski kemungkinan terjadi sejauh ini masih cenderung kecil, namun ada baiknya peserta tetap mengingat status “Ring of Fire” di negara ini.

Olimpiade Tokyo 2020

Status ini memang mengidentikkan Jepang dengan sejumlah bencana alam yang lebih berpotensi terjadi dibanding negara-negara lain. Katakanlah seperti, gempa bumi, tsunami, topan, banjir, dan letusan gunung berapi.

Dikelilingi dengan banyaknya gunung berapi dan parit samudra cekungan Pasifik, Jepang menyumbang sekitar 20% dari gempa bumi berkekuatan 6,0 skala richter atau lebih besar di dunia. Rata-rata negara ini mengalami gempa setiap lima menit sekali.

Baca Juga: 5 Rekor yang Mampu Diciptakan Indonesia di Olimpiade, Nomor 2 Paling Berkesan

Terlepas dari sistem peringatan tsunami yang canggih, Jepang pernah mencatatkan sejarah kelam dari bencana ini pada 2011. Saat itu sebanyak 20.000 orang tewas dan objek-objek vital di sana hancur seketika.

Belum lagi terdapat kenyataan pada awal bulan ini bahwa terjadi longsor di bagian Barat Daya Jepang. Bencana ini mengakibatkan sedikitnya 15 orang tewas. Hal ini merupakan pengingat bahaya bagi warga.

"Peluang terjadinya gempa bumi besar pada hari tertentu sangat kecil, tetapi itu bukan nol," kata Geller selaku Ahli Seismologi dan profesor emeritus di Universitas Tokyo, dikutip dari laman Reuters, Kamis (22/7/2021).

"Meskipun Jepang cukup siap untuk gempa, standar bangunannya cukup bagus, tetapi tidak ada yang sempurna," lanjut Geller.

Terkait hal itu, pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 mengatakan telah menyiapkan antisipasi untuk segala kemungkinan. Mereka telah bekerja sama dengan pemerintah untuk menerapkan protokol keselamatan.

Olimpiade Tokyo 2020

“Ketika hal-hal ini terjadi, kami harus segera memberi tahu delegasi dan pihak yang terlibat apa yang harus dilakukan, jadi kami membuat persiapan dengan bantuan pemerintah," kata ketua Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020, Seiko Hashimoto.

Baca Juga: Daftar Atlet Indonesia yang Raih Medali Emas Olimpiade, dari Susy Susanti hingga Owi/Butet

Tentu ini menjadi tantangan tambahan bagi para atlet yang berlaga di bawah bayang-bayang bencana. Pasalnya, saat ini mereka juga di bawah kekhawatiran pandemi Covid-19 yang semakin merebak di sana.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement