Presiden Minta Vaksinasi PON Papua Disegerakan, Menpora Pastikan Rampung Agustus

Dita Angga R, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 43 2439904 presiden-minta-vaksinasi-pon-papua-disegerakan-menpora-pastikan-rampung-agustus-sAsdq2ijXl.jpg Presiden RI, Joko Widodo, bersama Menpora RI, Zainudin Amali. (Foto: Kemenpora RI)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, memberi tanggapan terkait arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta vaksinasi untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dapat disegerakan. Menpora pun memastikan bahwa proses vaksinasi ini akan rampung pada Agustus.

Sebagaimana diketahui, gelaran PON Papua akan segera bergulir. Sempat tertunda setahun akibat pandemi Covid-19, PON Papua rencananya akan digelar pada 2-15 Oktober 2021.

PON XX Papua 2020

Jelang perhelatan tersebut, Presiden Jokowi memberi arahan terkait vaksinasi. Diharapkan, vaksinasi yang menyasar atlet, pelatih, dan juga masyarakat sekitar perhelatan PON bisa segera dirampungkan.

BACA JUGA: Soal Kesiapan Infrastruktur PON dan Peparnas 2021 di Papua, Menpora: Tinggal Finishing

“Hal lain yang juga tadi sudah dibahas dan mendapatkan arahan dari bapak presiden adalah vaksin. Vaksin yang harus disegerakan kepada seluruh atlet dari seluruh kontingen, juga vaksin untuk masyarakat yang ada di sekitar, baik itu venue maupun tempat akomodasi,” ujar Zainudin Amali usai rapat terbatas, Selasa (13/7/2021).

BACA JUGA: PON XX Papua 2021 Dihadiri Penonton? Ini Jawaban Menpora

“Tadi, arahan bapak presiden supaya dimasifkan, bahkan vaksinnya akan ditambah jumlahnya untuk ke Papua. Dan akan diperkirakan bulan Agustus selesai semua divaksin,” lanjutnya.

Menurut Zainudin Amali, vaksin untuk atlet, pelatih, ofisial, dan tenaga pendukung dari 33 provinsi dilaporkan sudah dilakukan. Begitu juga vaksin untuk kontingen yang ada di Papua, itu juga telah dilaksanakan.

Zainudin Amali mengatakan hingga kini belum ada atlet yang menolak untuk divaksin. Bahkan, dia menyebut para atlet berusaha untuk bisa mendapat vaksinasi.

“Karena itu menyangkut keikutsertaan mereka. Sebab, kalau terjadi apa-apa, dia tidak akan bisa ikut. Jadi yang akan rugi si atlet itu sendiri atau pelatih atau official,” jelas Zainudin Amali.

Menpora Zainudin Amali

“Jadi, Alhamdulilah tidak ada yang menolak. Bahkan, mencari supaya segera divaksin. Memang ya beredar cerita tentang vaksin ini di mana-mana. Tetapi, informasi yang kami dapat, atlet semua aman sudah tervaksin,” paparnya.

Sementara itu, untuk masyarakat sekitar venue PON, Amali mengatakan bahwa Presiden Jokowi kembali mengingatkan hal tersebut. Sebab, perintah vaksinasi untuk masyarakat sekitar venue sudah diputuskan sejak rapat terbatas 15 Maret.

“Tadi dipertegas lagi oleh bapak presiden untuk divaksin (masyarakat di sekitar venue). Apalagi kalau akhirnya pada September yang akan datang akan diputuskan ada penontonnya, maka sudah pasti yang boleh nonton itu adalah mereka yang sudah divaksin,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini