Olimpiade Tokyo 2020 Boleh Dihadiri Penonton atau Tidak Bakal Diputuskan Akhir Maret

Antara, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 02:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 43 2371873 olimpiade-tokyo-2020-boleh-dihadiri-penonton-atau-tidak-bakal-diputuskan-akhir-maret-0iCtwAx1Me.jpg Logo Olimpiade (Foto: Reuters)

TOKYO – Para pejabat penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo memberikan komentar soal kepastian penonton boleh menghadiri pesta olahraga terbesar di dunia tersebut. Ya, mereka sepakat bahwa keputusan terkait kehadiran penonton asing pada pesta olahraga empat tahunan itu bakal ditetapkan pada akhir Maret.

Seusai melakukan rapat virtual bersama Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, Gubernur Tokyo Yuriko Koike, dan Presiden Komite Penyelenggara Tokyo 2020 Seiko Hashimoto, Menteri Olimpiade Jepang Tamayo Marukawa mengatakan mereka juga sepakat bahwa kepastian jumlah penonton yang diizinkan menyaksikan pertandingan di setiap venue Olimpiade akan diputuskan pada akhir April.

“Kami berada di situasi sulit dan keputusan harus diambil secara hati-hati,” kata Marukawa seperti dikutip dari kantor berita Jepang, Kyodo, Rabu 3 Maret 2021.

Olimpiade Tokyo 2020

Sementara itu, Presiden IOC Thomas Bach dalam sambutannya menyatakan bahwa panitia Tokyo 2020 mesti fokus pada penyelenggaraan Olimpiade yang “aman, terjamin dan adil bagi seluruh atlet.”

Baca Juga: Menurut Hasil Survei, Sebagian Besar Orang Jepang Tertarik dengan Olimpiade

Bach menambahkan bahwa panitia harus memprioritaskan langkah pencegahan penularan virus serta keselamatan semua peserta. Hal tersebut merupakan kunci keberhasilan Olimpiade yang akan dibuka sekitar kurang dari lima bulan lagi.

“Ini menjadi kewajiban kita bersama untuk menjamin keselamatan semua pihak, termasuk warga Jepang dan penduduk Tokyo,” kata Bach.

Presiden Komite Penyelenggara Tokyo 2020 Seiko Hashimoto juga menekankan pentingnya pelaksanaan Olimpiade yang aman. Panitia, kata dia, harus mempelajari langkah-langkah pencegahan penyebaran varian baru virus corona dari Inggris.

Olimpiade Tokyo 2020

Tokyo telah menetapkan status darurat COVID-19 sejak Januari lalu ketika sekitar 4.000 kasus infeksi virus corona bertambah setiap harinya. Status tersebut rencananya akan dicabut pada 7 Maret.

Baca Juga: Ada Sedikit Perubahan Terkait Kualifikasi Bulu Tangkis untuk Olimpiade Tokyo 2020

Namun pemerintah Jepang dilaporkan berencana memperpanjang status darurat COVID-19 di negaranya kendati jumlah kasus baru telah menurun belakangan ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini