Franco Morbidelli Bikin Girang Tim Valentino Rossi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 05 Desember 2020 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 38 2321997 franco-morbidelli-bikin-girang-tim-valentino-rossi-8sm8DTgLxr.jpg Franco Morbidelli. (Foto/Instaram Franco Morbidelli)

MILAN - Performa apik ditunjukkan Franco Morbidelli di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 dengan menyabet posisi runner-up. Kegemilangan pembalap Italia-Brasil itu membuat asisten Valentino Rossi girang.

Rossi, meski berusia 42 tahun dipastikan menjalani balapan MotoGP 2021. Ia akan membela tim satelit Yamaha, yakni Petronas. Itu artinya, The Doctor—julukan Valentino Rossi—akan satu tim dengan mantan anak didiknya, Franco Morbidelli.

Foto/Okezone

Asisten Rossi, Alessio Salucci, mengungkapkan cerita gila mengenai Morbidelli. Dia menjelaskan bahwa tidak ada yang peduli dengan pembalap berusia 26 tahun tersebut.

Baca juga: Saat Valentino Rossi Pensiun, Morbidelli dan Bagnaia Bisa Jadi Panutan Baru

“Ada kisah gila soal Franco. Tak ada yang percaya pada Morbidelli. Saya berterima kasih kepada pada Gresini dan Italtrans,” ungkap Salucci mengutip GPOne, Sabtu (5/12/2020).

”Tidak ada yang peduli dengannya, saya seperti orang gila yang meminta agar dia bisa membalap."

"Kemudian Fausto (Gresini) mengetes, Italtrans melaihatnya dan di situlah kariernya dimulai. Franco bukan siapa-siapa sebelumnya. Yang ia raih sekarang bermakna ganda. Jadi ini akan menjadi tahun yang hebat dan penting, tetapi juga sedikit menakutkan," tutur Salucci.

Penampilan Morbidelli pada MotoGP 2020 sangat cukup baik. Dia tiga kali menjadi juara seri dan lima kali naik podium.

"Ini adalah motor yang sangat sulit. Banyak hal-hal rumit, ban segala macam. Tetapi Morbidelli menang balapan, Quartararo juga," ujar Salucci.

Foto/Instagram

“Kami pernah berada di posisi itu, kami mulai memahami jalur yang benar, jika Anda menemukannya, dan selanjutnya hal yang dibutuhkan adalah momen," tutur Salucci.

Salucci juga menilai sosok Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia bakal menjadi penerus Rossi jika dia pensiun dari MotoGP. Keduanya akan menjadi panutan baru bagi pembalap muda di akademi Rossi.

“Pada akhir musim lalu, dia menunjukkan bahwa dirinya lebih kuat dari sebelumnya. Tahun lalu, kami tidak berharap dia bisa menawarkan performa yang sama dengan Quartararo. Namun, kami berharap dia akan berada di depannya pada papan klasemen. Hanya, dia butuh waktu lebih lama untuk pergi tahun ini karena dia sebelumnya menggunakan motor Honda,” ucap Zeelenberg, dilansir Speedweek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini