ALCANIZ – Nasib Jorge Lorenzo sebagai pembalap tes kembali mengambang. Pimpinan Proyek Yamaha MotoGP, Takahiro Sumi, menyebut belum ada pembahasan apa pun mengenai perpanjangan kontrak Por Fuera sebagai pembalap tes.
Seperti diketahui, Jorge Lorenzo sudah menyatakan pensiun sebagai pembalap motor pada November 2019. Namun, hanya dalam waktu dua bulan, pria asal Spanyol itu kembali ke paddock MotoGP. Ia direkrut sebagai pembalap tes oleh Yamaha MotoGP sepanjang 2020.
Kontrak tersebut hanya berlaku selama setahun. Awalnya, Jorge Lorenzo diplot untuk mengikuti sejumlah tes, baik di Eropa mau pun Jepang, plus beberapa lomba dengan fasilitas wildcard. Sayangnya, pandemi Covid-19 mengacaukan semua rencana itu.
Baca juga: Valentino Rossi Kritik Peran Lorenzo sebagai Test Rider Yamaha

Hingga kini, Jorge Lorenzo baru dua kali turun sebagai pembalap tes. Kesempatan pertama datang pada tes resmi di Sepang, Malaysia, pada Februari 2020. Setelah itu, pria berusia 33 tahun itu baru kembali naik motor pada tes di Portimao awal Oktober lalu.
Takahiro Sumi mengakui, Yamaha memiliki segudang rencana untuk Jorge Lorenzo. Akan tetapi, rencana-rencana itu buyar akibat pandemi Covid-19. Karena tidak bisa mengevaluasi dengan adil performa sang pembalap tes, hingga kini belum ada rencana memperpanjang kontraknya.
“Rencana awal adalah sejumlah tes di Eropa. Namun, karena situasi saat ini dan masalah bepergian, kami tidak bisa memiliki kesempatan melakukan itu semua. Kami kehilangan banyak manfaat yang bisa dibawa Jorge buat kami,” ujar Takahiro Sumi, melansir dari Corse di Moto, Senin (26/10/2020).