MISANO – Ada yang berbeda pada baju balap Andrea Dovizioso. Tulisan ‘Undaunted’ yang berarti berani di bagian belakang, diganti ‘Unemployed’ alias pengangguran. Sang pembalap berkilah bahwa tulisan itu bukan untuk memberi tahu tim lain tentang dirinya berstatus bebas kontrak pada MotoGP 2021.
Seperti diketahui, Andrea Dovizioso memang gagal mencapai kesepakatan dengan Ducati Corse perihal perpanjangan kontrak yang berakhir pada penghujung Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Tak ayal, pria asal Italia itu berstatus tanpa tim pada musim depan alias pengangguran.
Sebab, hingga kini belum jelas ke mana atau apa langkah Andrea Dovizioso selanjutnya. Seperti diungkapkan manajernya, Simone Batistella, pria berusia 34 tahun itu bisa saja memilih vakum selama semusim sembari menanti proyek yang punya prospek cerah.
Baca juga: Lupakan Hasil di MotoGP Emilia Romagna 2020, Dovizioso Fokus ke Catalunya

Di tengah kondisi tersebut, Andrea Dovizioso memasang tulisan pengangguran di baju balapnya pada MotoGP Emilia-Romagna 2020 akhir pekan lalu. Setelah diusut, tulisan itu dipasang karena dirinya kalah taruhan dengan seorang teman, bukan karena ada maksud lain.
“Saya terpaksa menaruh tulisan itu karena taruhan dengan teman-teman. Mereka bilang kalau saya berhasil menguasai puncak klasemen setelah balapan di Misano yang pertama, saya harus menaruhnya di baju balap. Dan, itu lah yang terjadi,” terang Andrea Dovizioso, dikutip dari Crash, Senin (21/9/2020).
“Padahal, situasi itu muncul bukan dalam situasi yang bagus, karena saya finis ketujuh pada balapan sebelumnya. Namun, pada akhirnya, itu terjadi dan saya harus memasangnya. Jika Anda bertaruh dengan teman, Anda tidak bisa mundur,” sambung pria berjuluk The Little Dragon itu.
Ya, puncak klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 memang sempat dikuasai Andrea Dovizioso usai GP San Marino di Sirkuit Misano World Marco Simoncelli pada 13 September lalu. Ia menggeser Fabio Quartararo dengan nilai 76.
Posisi puncak klasemen berhasil dipertahankan Andrea Dovizioso usai MotoGP Emilia-Romagna 2020, Minggu 20 September malam WIB. Walau hanya finis kedelapan, posisi pembalap kelahiran Forlimpopoli itu tidak tergoyahkan.
Hal itu tidak terlepas dari penalti yang diterima Fabio Quartararo. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu seharusnya menduduki peringkat tiga sehingga mendapat tambahan 16 poin. Jika demikian, perolehan poin El Diablo bisa bertambah menjadi 86 dan memuncaki klasemen.
Sayangnya, ia dihukum penalti tambahan waktu 3 detik karena melanggar batas trek sebanyak lima kali. Karena waktu tempuhnya ditambah 3 detik, maka Fabio Quartararo mundur satu posisi finis menjadi keempat, dan podium ditempati Pol Espargaro.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.