Alasan Rossi Rela Turun Status dan Jadi Pembalap Satelit Yamaha

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 38 2278445 alasan-rossi-rela-turun-status-dan-jadi-pembalap-satelit-yamaha-v53FjxaAIv.jpg Pembalap Yamaha, Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

MISANO - Dengan direkrutnya Fabio Quartararo menjadi pembalap Monster Energy Yamaha untuk musim kompetisi MotoGP 2021, maka Valentino Rossi dipastikan kehilangan tempatnya di tim pabrikan. Maka dari itu, Rossi harus mencari tim baru.

Hal ini kemudian mendorong Rossi untuk bergabung dengan tim satelit, Petronas Yamaha SRT, musim depan. Untuk saat ini, Rossi memang belum mengumukan keputusannya itu. Namun, The Doctor sudah mengisyaratkan bahwa ia tak akan meninggalkan Yamaha.

Pasalnya, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan Rossi untuk bergabung dengan mereka. Salah satunya adalah Rossi sudah merasa nyaman mengendarai motor balap Yamaha, YZR-M1. Jika bergabung dengan Petronas Yamaha, Rossi tentunya akan tetap bisa mengendarai YZR-M1 lagi.

Baca juga: Bagnaia Akui Masih Berteman dengan Valentino Rossi Setelah Drama di Misano

Valentino Rossi

Sedangkan jika bergabung dengan konstruktor lain, maka Rossi harus melakukan adaptasi lagi dan belum tentu akan langsung klop. Apalagi saat ini The Doctor sudah berusia 41 tahun, yang mana dirinya akan sulit mempelajari hal baru dari nol.

“Bagi saya, Petronas adalah pilihan terbaik karena ini adalah pilihan yang sangat bagus. Mereka punya tim yang bagus. Mereka juga tim muda, sehingga mereka bisa berkembang,” jelas Rossi, seperti dilansir dari Speedweek, Rabu (16/9/2020).

“Mereka punya uang dan mereka menganggapnya serius. Tetapi, di atas semua itu penting bagi saya untuk melanjutkan dengan M1. Perubahan merek tidak pernah mudah dan terutama tidak pada usia saya dan pada titik ini dalam karier saya," tandas Rossi.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini