“Marc (Marquez) sangat pandai dalam hal-hal permainan mental ini. Dia bersaing dengan semua pembalap. Misalnya di Brno tahun lalu, saya berada di putaran cepat, dia melihat ke belakang dan sedikit membuka garis, tetapi tidak terlalu banyak. Saya berada di garis kering dan saya menyentuhnya. Saya kehilangan titik keseimbangan saya, tetapi terus mendorong, lalu di tikungan terakhir dia menyusul saya dengan sangat teliti,” kata Rins, menyadur dari Crash, Kamis (4/6/2020).
“Kami sangat dekat dengan tabrakan, dan kemudian dia pergi ke pit lane. Sejak saat itu, saya berkata pada diri sendiri, ‘Marc menganggap saya sebagai saingan,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.