CONSTANTA – Petenis tunggal putri nomor dua dunia, Simona Halep, mengomentari potensi turnamen Grand Slam, Amerika Serikat (AS) Terbuka 2020, digelar tanpa penonton. Ia ragu hal itu akan terjadi karena penyelenggaraan turnamen diyakini bakal menjadi sangat berbeda.
Wacana digelarnya turnamen olahraga tanpa penonton memang sudah ramai diperbincangkan menyusul merebak luasnya pandemi virus corona di sejumlah negara. Hal itu tentu saja berpeluang turut terjadi di penyelenggaraan turnamen tenis, salah satunya AS Terbuka 2020.

Sebab, virus corona sendiri diketahui menyebar begitu luas di Amerika Serikat. Saking banyak yang terjangkit, Negeri Paman Sam –julukan Amerika Serikat– kini menduduki puncak daftar negara dengan kasus terbanyak Covid-19.
BACA JUGA: Wimbledon 2020 Dibatalkan, AS Terbuka dan Prancis Open Diharapkan Tetap Digelar
Jika ingin tetap digelar, pihak penyelenggara tentu saja harus menghindari risiko penyebaran. Hal itu salah satunya dapat dilakukan dengan menggelar turnamen tanpa penonton. Tetapi, Halep berharap hal itu tidak terjadi karena penyelenggaraan turnamen tenis nilai akan benar-benar jika tanpa penggemar.
“Saya pikir itu tidak akan berhasil. Suasana akan sangat berbeda. Kami semua suka bermain di panggung besar, penuh dengan penggemar yang bersemangat. Tanpa mereka, tenis adalah olahraga yang berbeda,” ujar Halep, sebagaimana dikutip dari Tennis World USA, Rabu (22/4/2020).
"Kami tidak mengambil apa pun dari dari setiap kompetisi sekarang. Tapi jujur , saya pikir itu sangat tidak mungkin (Amerika Serikat Terbuka digelar tanpa penonton),” tukas petenis asal Rumania tersebut.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.