China dan Hong Kong Dilaporkan Mundur, Indonesia Siap jika Dilakukan Pengundian Ulang

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 05:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 40 2165890 china-dan-hong-kong-dilaporkan-mundur-indonesia-siap-jika-dilakukan-pengundian-ulang-06z0YqLVBC.jpg Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia (Foto: PBSI)

MANILA – Tim Bulu Tangkis China dan Hong Kong dilaporkan tidak akan tampil dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020 yang diselenggarakan di Manila, Filipina. Tak ayal, kondisi ini menjadikan jadwal pertandingan yang telah disusun terancam dibuat ulang.

Kabar mengenai mundurnya Tim Bulu Tangkis China dan Hong Kong tentunya tak lepas dari infeksi Virus Korona yang tengah menjangkiti dua negara tersebut. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Badminton Asia apakah China dan Hong Kong benar-benar tak akan tampil di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020.

Baca juga: PBSI Antisipasi Penularan Virus Korona di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020

Kasubid Hubungan International PBSI yang juga perwakilan Badminton Asia, Bambang Roedyanto, menerangkan bahwa kepastian mengenai mundur atau tidaknya China dan Hong Kong dari Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia baru bisa didapat pada Senin (10/2/2020) usai managers meeting pada pukul 13.00 WIB.

Pertemuan tersebut juga akan membahas apakah bakal dilakukan pengundian ulang atau tidak. Perlu diketahui, saat ini Tim Putra China dan Hong Kong tergabung di Grup B bersama dengan Thailand. Sementara itu, untuk Tim Putri China berada di Grup Z bersama Taiwan dan Singapura. Sedangkan, Tim Putri Hong Kong tergabung di Grup W bersama Jepang dan Malaysia.

Menanggapi situasi ini, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, menerangkan kalau Indonesia siap jika pada akhirnya dilakukan pengundian ulang. Menurut Susy, di situasi seperti ini, tim harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang sedang terjadi.

“Memang nanti baru akan ditentukan, apakah ada re-draw atau bagimana. Kami siap saja, situasi seperti ini kan ada yang bisa diuntungkan, ada yang dirugikan, namanya pertandingan dan situasinya begini, jadi ya kalau dari kami sih siap saja, mau lawan siapa pun,” jelas Susy, dilansir dari laman resmi PBSI, Senin (10/2/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini