BOLOGNA – Motor Honda RC213V memang berjasa mengantar Marc Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP enam kali sejak 2013. Akan tetapi, menurut Loris Capirossi, tunggangannya tersebut sekaligus menjadi kelemahan utama The Baby Alien sepanjang musim lalu.
Catatan Marc Marquez musim lalu sungguh mengagumkan. Pembalap berusia 26 tahun itu tidak pernah finis di luar dua besar pada 18 dari 19 seri dengan 12 kemenangan. Sementara satu seri tersisa, yakni GP Amerika Serikat (AS), gagal diselesaikan karena terjatuh.

Baca juga: Marquez Akan Pensiun jika Tak Lagi Punya Peluang Juara
Sekilas prestasi tersebut mampu dicapai berkat kemampuan motor RC213V yang tidak kalah hebat. Akan tetapi, menurut Loris Capirossi, kuda besi andalan Honda itu justru menjadi titik lemah utama. Sebab, tidak ada pembalap pemacu motor Honda selain Marquez yang bisa menang atau konsisten naik podium.
“Satu-satunya titik lemah Marquez adalah motornya. Tentu saja akan menarik melihat bagaimana tim mengembangkan motor mereka musim depan. Sebab, jika kita analisa musim lalu, kita tidak melihat adanya pembalap Honda yang memenangi balapan selain Marquez,” urai Loris Capirossi, melansir dari Corse di Moto, Selasa (7/1/2020).
“(Jorge) Lorenzo adalah juara dunia yang hebat, sementara situasi (Cal) Crutchlow cukup aneh. Di beberapa trek, Crutchlow bisa kompetitif, sedangkan lainnya tidak. Sekali lagi, kelemahan Marquez saat ini adalah motor Honda,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.

RC213V memang dikeluhkan oleh penggunanya, termasuk Marc Marquez sendiri, karena sangat lemah di bagian depan. Belum lagi, akibat pengembangan motor edisi 2019 yang mengutamakan tenaga besar serta kecepatan puncak, di beberapa trek kuda besi itu kurang lincah untuk diajak menikung.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.