MUGELLO – Pembalap Tim Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, mengaku sedih dengan hasil yang ia raih di MotoGP Italia 2019. Tampil di hadapan publik sendiri, Bagnaia gagal menyelesaikan balapan atau gagal finis.
Insiden yang menimpanya pada lap ke-11 membuat dirinya harus tersingkir dari arena balapan. Namun begitu, Bagnaia mencoba untuk mengambil sisi positif. Sebab jika melihat hasil di luar balapan, performa Bagnaia cukup menjanjikan sejak Jumat.
Baca juga Gagal Finis di Mugello, Miller: Itu Akhir yang Buruk Setelah Balapan Bagus
Bahkan pada hari pertama, pembalap yang sering disapa Pecco itu tampil tercepat yang didapat pada sesi latihan bebas kedua. Setelah itu pada kualifikasi ia juga menempati posisi kedelapan yang tentunya merupakan hasil cukup baik.

“Secara keseluruhan itu adalah akhir pekan yang positif bagi saya. Saya kuat dalam setiap sesi, yang berarti kami bekerja dengan baik,” ungkap Bagnaia, mengutip dari Speedweek, Selasa (4/6/2019).
“Sayangnya saya belum menyelesaikan beberapa balapan pada hari terakhir. Padahal saya benar-benar ingin sukses di Mugello. Namun demikian, kami melihat kemajuan yang kami capai. Itu bagus untuk saya,” tambah pembalap berpaspor Italia tersebut.

Dengan hasil tersebut, Bagnaia tidak membawa pulang satu poin pun di kandang sendiri. Posisinya di papan klasemen pun cukup mengkhawatirkan dengan menduduki posisi ke-18. Bahkan dari enam balapan yang sudah dijalani, Bagnaia hanya mampu menyelesaikan balapan dua kali sedangkan sisanya gagal finis.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.