BURIRAM – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, terus menyoroti performa motor timnya, yakni YZR-M1, yang tak stabil pada musim ini. Rossi pun memastikan bahwa empat balapan terakhir di MotoGP 2018 akan menjadi ajang pembuktian kualitas motor Yamaha yang sesungguhnya.
Pasalnya, setelah mengalami masa-masa suram di paruh kedua MotoGP 2018, Yamaha tiba-tiba bisa bangkit saat mentas di seri ke-15 MotoGP 2018 yang digelar di Sirkuit Buriram, Thailand, pada Minggu 7 Oktober 2018 siang WIB. Tiga pembalap Yamaha, yakni Maverick Vinales, Rossi, dan Johann Zarco, dapat bertengger di posisi ketiga, keempat, dan kelima, secara beruntun.

Tentu saja, hasil ini membuat banyak pihak terkejut karena para pembalap diketahui harus mengalami penderitaan berat di beberapa seri sebelumnya lantaran motor Yamaha yang bermasalah. Bagi Rossi sendiri, hasil di Sirkuit Buriram tak serta-merta membuatnya percaya bahwa permasalahan di motor Yamaha telah teratasi.
BACA JUGA: Rossi Tak Sangka Yamaha Bisa Tampil Mentereng di MotoGP Thailand 2018
Menurut Rossi, pembuktian kualitas YZR-M1 baru bisa dipastikan kala mentas di empat seri terakhir MotoGP 2018. Karena itu, pembalap berjuluk The Doctor itu tak sabar melakoni balapan selanjutnya.
"Itu balapan terbaik untuk Yamaha di paruh kedua musim ini. Kami akan melihat selama balapan berikutnya, apakah hasil yang baik ada di sirkuit lainnya atau apakah kami benar-benar harus meningkatkan motor,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (8/10/2018).

“Empat musim lainnya sangat penting karena kami harus bersaing di sirkuit dengan kondisi berbeda. Di Buriram, kami bertarung di grup depan sepanjang balapan, tetapi pada akhirnya, kami selalu memiliki masalah dengan ban. Saya ingin selesai di podium, tetapi Maverick (Vinales) lebih kuat daripada saya,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.