nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Kunci Sukses Tim Putra BNI Taplus Kalahkan Surabaya Samator

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 10:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 05 43 1867933 ini-kunci-sukses-tim-putra-bni-taplus-kalahkan-surabaya-samator-GGFDBqR56w.jpg Jakarta BNI Taplus kalahkan Surabaya Samator di putaran kedua Proliga 2018 (Foto: ANTARA)

DENPASAR – Tim bola voli putra Jakarta BNI Taplus (JBT) mengalahkan Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) dalam putaran kedua kejuaraan Proliga 2018. Tim BNI Taplus menang dengan skor 3-1 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali.

Tim JBT sempat kehilangan set pertama lantaran kalah dengan skor 17-25. Namun, Tim JBT mampu mengemas kemenangan atas Surabaya Samator di tiga set berikutnya, dengan keunggulan 26-24, 25-22, dan 25-20.

Asisten pelatih JBT, Wayan Windu Segara, mengatakan secara teknik tim asuhannya sudah sesuai dengan arahan pelatih. Ia menilai strategi yang dikembangkan cukup bagus untuk mempermainkan bola tersebut.

“Kami akui pada babak pertama anak asuhnya lemah dalam memblok bola dari lawan. Sehingga smes panjang dari pemain SBS semua masuk. Pergerakan blok untuk menghalangi bola lawan, terutama pada permainan bola panjang sama sekali tidak ada,” kata Windu Segara, seperti dilansir Antara, Senin (5/3/2018).

Windu Segara menyebut Tim putra JBT mulai merubah strategi di set kedua dan komposisi permainan dengan membangun kerja sama antarpemain dan melakukan blok bola lawan. Hal tersebut terbukti ampuh untuk mendulang angka dan merebut tiga set terakhir.

“Pada babak kedua anak asuh kami mulai konsentrasi untuk dapat memetik poin. Terlihat sangat gencar sejak skor 20 ke atas secara terus-menerus membangun serangan ke areal SBS. Dengan demikian serangan tersebut dapat memetik skor. Begitu juga babak selanjutnya, sehingga kemenangan dapat dikuasai tim kami,” ungkapnya.

Baca juga: Tim Putri BJB Taklukkan Gresik Petrokimia di Putaran Kedua Proliga 2018

Di sisi lain, Windu Segara menuturkan dukungan dari suporter juga dapat mempengaruhi permainan anak didiknya lantaran penonton memberi dukungan penuh kepada timnya. Tim JBT memang dihuni beberapa pemain asal Bali dalam laga tersebut, yakni Made Adi Suartama, Nyoman Julianta, Kadek Juliadi Landung, dan Komang Suarnata.

“Kami yakin dengan dukungan dari penonton tersebut juga memberi semangat tim kami untuk bermain dikandang sendiri. Sehingga pemain kami lebih fokus mengelaborasi bola dengan rekannya. Sehingga serangan lawan pun dapat dipatahkan dengan strategi blok dan umpan balik,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih SBS, Ibarsjah Djanu Tjahjono, mengakui permainan timnya dalam laga putaran kedua ini sangat lemah. Meski pada babak pertama unggul, namun permainan timnya pada babak berikut mulai dibaca strateginya oleh JBT.

“Kami akui tim JBT permainannya lebih bagus. Kekompakan mereka mampu menembus strategis permainan tim kami. Oleh karena itu dalam putaran selanjutnya kami akan evaluasi kelemahan-kelemahan dari timnya. Sehingga dalam pertandingan berikutnya bisa memperbaiki peringkat dalam klasemen tahun ini,” ucap Ibarsjah.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini