Image

Beberapa Pertandingan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang Tertunda karena Angin Kencang

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 18:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 43 1859618 beberapa-pertandingan-olimpiade-musim-dingin-pyeongchang-tertunda-karena-angin-kencang-5WGancbABq.jpg Salah satu pertandingan di Olimpiade Musim Dingin 2018 harus tertunda (Foto: The Washington Post)

GANGNEUNG – Beberapa pertandingan Olimpiade Musim Dingin 2018 harus mengalami penundaan atau dijadwal ulang karena angin kencang yang berhasil menyapu wilayah Pyeongchang pada Rabu (14/2/2018). Bahkan angin kencang tersebut merusak beberapa struktur bangunan yang dipersiapkan untuk Olimpiade tersebut.

Beberapa cabang olahraga (cabor) yang mengalami penundaan karena cuaca adalah nordic combine, biathlon dan Apine skiing. Pihak penyelenggara pun berusaha untuk membuat jadwal ulang dan bekerja keras untk memperbaiki kerusakan yang terjadi di tempat pertadingan.

Administrasi Meteorologi Korea melalui situs resminya bahwa angin di wilayah Pyeongchang bertiup dengan kecepatan 7m/s pada sore hari WIB. Sejumlah atlet dan pengunjug pun harus melindungi wajah mereka agar terhindar dari debu.

Bahkan Reuters mengabarkan, beredar pesan teks yang meminta kepada seluruh warga untuk berhati-hati terhadap benda terbang dan puing-puing yang jatuh. Pasalnya sejumlah tempat pun dikabarkan mengalami kerusakan atap.

Baca juga Saat Angin Kencang Hempas Arena Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018

Seperti yang terjadi di Gangneung Media Village, yang merupakan tempat tinggal para jurnalis internasional untuk Olimpiade Musim Dingin. Banyak kerusakan terjadi yang membuat petugas keamanan melakukan pemasangan tenda yang digunakan untuk tempat kerja para pers.

Selain itu, para atlet pun merasakan efek angin yang berbahaya dari situasi ini. Salah satunya atlet skating Kanada yakni Meagan Duhamel yang menulis di akun Twitter-nya bahwa gantungan baju yang dia gunakan untuk pakaian kompetisi rusak karena angin. Meski menimbulkan kerusakan, tapi aksi lucu juga terjadi karena para atlet dan penonton perempuan harus sering-sering menanta rambut karena terhempat angin.

Para atlet pun mencoba untuk menanggapi situasi tersebut. Salah satunya adalah atlet Alpine skiing asal Swiss yakni Didier Defago. Menurutnya penundaan ini sangat menganggu konsentrasi para atlet yang sejatinya sudah siap tampil di ajang bergengsi itu.

“Anda menunggu semua musim untuk tanggal ini, dan Anda sangat fokus. Jika Anda memiliki penundaan seperti ini, Anda harus menemukan keseimbangan yang sebenarnya, antara ‘saya dapat membiarkan ketegangannya sedikit, tapi saya harus siap lagi,” ucap Defago, mengutip dari The Washington Post.

“Sudah beberapa hari yang sulit, dengan kegembiraan bersiap untuk balapan tetapi kecewa karena tidak balapan,” tutup pelatih atlet ski Mikaela Shiffrin yakni Mike Day.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini