PANGKALPINANG - Siapa yang tak kenal Susy Susanti, salah satu legenda bulu tangkis Indonesia, berbagai gelar bergengsi berhasil dimenanginya, mulai dari All England, Kejuaraan Dunia, hingga yang tertinggi menjadi juara Olimpiade Barcelona 1992.
Menghadiri event Kejurnas PBSI 2017 Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Meski telah gantung raket, Susy mengaku masih memperhatikan dunia yang sudah membesarkan namanya itu dan menaruh perhatian khusus terhadap atlet-atlet muda daerah di masa depan.
"Karena saya sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Seluruh Indonesia, otomatis harus hadir di sini memantau atlet-atlet di Kejurnas PBSI 2017, tentunya melihat potensi dari mereka baik dari sini atau luar daerah," ujar Susy ketika ditemui Tim Okezone di Gor Sahabudin, Pangkalpinang, Minggu (3/12/2017).
"Tujuan kita juga mempromosikan bulu tangkis itu seperti apa, dengan adanya Kejurnas di luar pulau khususnya di Bangka Belitung, kita berharap banyak menemukan generasi muda yang lebih terisolasi lagi bermain bulu tangkis," lanjutnya.
Susy menilai event ini sangat berpengaruh sekali, bibit yang akan menjadi generasi penerus di kemudian hari. Selain itu, di taruna juga banyak potensi dan terus akan memantau untuk ke depannya. Menurutnya, bakat dan kemauan para atlet muda harus dibina guna mencapai prestasi ke arah lebih baik lagi terlebih di Babel (Bangka Belitung).
"Saya harap Babel memiliki bibit atlet-atlet untuk di masa depan. Maka dari itu adanya pertandingan Kejurnas PBSI ini bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan bulu tangkis khususnya di Bangka Belitung. Kualitas atlet di daerah-daerah harus lebih dijaga lagi tidak hanya di Provinsi, tetapi juga tingkat nasional," harap Susy.
Tak hanya itu, Susy juga mengimbau kalau di daerah harus siap mengadakan kejuaraan seperti ini, tidak hanya di nasional namun juga kancah internasional. Pasalnya, hal itu dimaksudkan untuk menyaring bibit-bibit baru.
Tak hanya Susi, di kesempatan yang sama, atlet ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan juga berharap agar pemerintahan daerah khususnya di Bangka Belitung lebih mendukung atlet-atlet bulu tangkis.
"Jadi enggak bisa cuma atletnya aja yang mau, karena kalau enggak ada support ya susah juga. Secara keseluruhan, namanya di daerah harus lebih didukung lagi. Tidak hanya mau atletnya bagus, tapi enggak di-support. Intinya harus sama-sama saling mendukung dan menunjang," ucap Ahsan.
(Fetra Hariandja)