NEW YORK – Rafael Nadal pernah mengalami cedera parah yang membuatnya absen cukup lama. Nadal mengaku sempat ragu dapat kembali menemukan permainan terbaiknya.
Ya, Nadal mendapatkan gelar juara Grand Slam keduanya untuk tahun ini, dengan menjadi yang terbaik di US Open 2013. Petenis nomor dua dunia itu mampu menyudahi perlawanan Novak Djokovic untuk menjadi yang terbaik.
Diketahui, Nadal memang sempat mengalami cedera lutut yang cukup parah, sehingga memaksanya beristirahat selama tujuh bulan. Perlahan, petenis tangan kidal ini mulai bangkit dan berhasil menemukan permainan terbaiknya.
Nadal mengaku takut keputusannya untuk comeback membuat permainannya di bawah standar. "Tentu saya sempat ragu, semua orang mengalami itu. Ketika Anda mengalami cedera, Anda pasti ragu bisa bermain 100 persen lagi,” demikian katanya, kepada CNN, Kamis (12/9/2013).
Setelah kembali bertanding di turnamen ATP, Nadal langsung tancap gas dengan meraih gelar juara ke delapan di French Open. Namun, penampilan mengecewakan sempat diperlihatkan olehnya di turnamen Grand Slam berikutnya, Wimbledon.
Cedera Lutut Nadal sempat kambuh. Hasilnya, petenis asal Spanyol itu langsung takluk di ronde pertama dari petenis nonunggulan Steve Darcis. Tapi, Nadal membuktikan bisa bangkit di US Open. Dia berhasil mendapatkan gelar Grand Slam untuk ke-13 dalam kariernya.
“Ketika Anda comeback setelah jarang mendapatkan momen, memperoleh kemenangan akan terasa sangat spesial dan emosional. Saya sangat menyadarinya karena dalam beberapa tahun mendatang, saya sadar tidak akan mendapatkan kesempatan bermain di final US Open seperti ini,” pungkasnya.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.