AUSTIN - Pembalap Formula 1 (F1) dari tim Red Bull, Mark Webber mengaku frustrasi saat menjalani GP Amerika Serikat di Circuit of The Americas dengan mulus. Memiliki berbagai permasalahan, pembalap berkebangsaan Australia itu terhenti di lap ke-17.
Webber, yang berhasil menjadi ketiga tercepat pada sesi kualifikasi gagal menyelesaikan lomba karena memiliki masalah pada gearbox. Beruntung, meskipun tak menyumbang poin, timnya, Red Bull tetap bisa menahbiskan diri sebagai juara konstruktor.
“Saya memiliki masalah pada alternator. Kekuatan kami lemah pada beberapa lap sebelumnya dan kemudian saya kehilangan gearbox sync dan KERS. Sesuatu terjadi pada batere,” ujar Webber, seperti dilansir Autosport, Senin (19/11/2012).
“(Permasalahan tersebut) membuat frustrasi, karena kami start yang beralasan untuk lomba dan melakoni pertarungan hebat dengan Lewis. Kami memiliki masalah yang harus diatasi, tapi walaupun kami memiliki mereka, kami mencoba untuk tetap melaju,” sambungnya.
Webber juga memuji pencapaian timnya yang mampu menjadi juara konstruktor F1 selama tiga tahun berturut-turut. Dan, ia juga merasa musim ini merupakan musim yang terberat yang pernah dihadapinya.
“Juara tiga kali konstruktor bagi tim merupakan pencapaian yang luar biasa. Tiga tahun berturut-turut merupakan sesuatu yang saya pikir kita semua tak pernah terpikirkan saat pertama kali kami meraih sukses. Jadi, hasil yang kami dapat dalam beberapa tahun ini cukup mengejutkan,” ujar Webber.
“Kompetisi (musim ini) mungkin yang terberat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan itu bukannya tanpa alasan. Memang klise, tapi kami telah menunjukkan kerja keras tim,” pungkasnya.
(Fitra Iskandar)