BUDAPEST – Pihak Red Bull mencoba untuk membela diri mengenai taktik pitstop Mark Webber. Tim prinsipal Christian Horner mengatakan Red Bull memang terpaksa melakukan tiga kali pitstop.
Harapan Webber untuk bersaing dengan pembalap papan atas di Hungaria sirna. Mobil pembalap asal Australia itu mengalami salah satu masalah pada degradasi ban, sehingga membuat performa mobil menjadi tidak maksimal.
Itu memaksa Red Bull untuk melakukan pitstop ketiga kalinya guna menggantikan ban, meskipun dalam teorinya strategi menggunakan dua kali pitstop lenih tepat. Webber hanya bisa finis di peringkat enam.
“Pada akhirnya, kami harus melakukan pitstop lagi. Dengan perbedaan masalah dan ban, maka tidak mungkin ban-ban tersebut bisa bertahan hingga finis, jadi kami harus melakukan pitstop,” jelas Horner, dilansir Autosport, Senin (30/7/2012).
Horner mengatakan, hal itu membuat Webber sulit untuk mendapatkan posisi yang sangat bagus dalam perlombaan. “Kami berpikir mulai menggunakan ban utama akan membuat lebih banyak pilihan,” lanjutnya.
“Webber memulai balapan dengan baik. Mulai dari situ, Webber tampil baik dan kami berpikir bisa aman hingga nanti. Dia sempat melewati Alonso, tapi kami sadar ban mobil sepertinya tidak akan bertahan,” tambahnya.
“Jadi, kami memutuskan untuk menggunakan ban yang lebih baru lagi, itu akan menjadi pilihan terbaik untuknya. Sayang, pada lap 45, mobilnya sedikit bermasalah dan membuat Webber kehilangan banyak waktu,” tuntasnya.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.